Banjir Underpass Kemayoran 14 Jam Belum Surut, Lurah: Tunggu Antrean Air

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 19:00 WIB
underpass kemayoran
Underpass Kemayoran (Muhammad Ilman/detikcom)
Jakarta -

Banjir yang hampir menenggelamkan underpass Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus), hingga kini belum juga surut. Pada malam ini, sudah 12 jam banjir tersebut belum menunjukkan tanda-tanda akan surut.

Pantauan detikcom di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020) pukul 18.30 WIB, banjir setinggi 7 meter yang 'menghilangkan' wujud jalan lintas bawah itu juga belum menunjukkan tanda-tanda surut. Terhitung sejak pukul 04.30 WIB pagi tadi, air mulai merendam underpass akibat curah hujan tinggi. Total sudah 14 jam underpass Kemayoran hampir tenggelam.

Meski demikian, Jalan Conveir, Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mengarah langsung ke underpass, yang mulanya terendam banjir, kini sudah surut sejak pukul 15.30 WIB. Kondisi lalu lintas di jalan tersebut menuju underpass Kemayoran masih ditutup.

Situasi di lokasi saat ini, belum ada petugas yang bersiap memompa air. Mobil dan mesin penyedot air pun tidak ada yang disiagakan di lokasi.

Di sekitar underpass Kemayoran hanya terpantau beberapa petugas PPSU Kebon Kosong. Mereka sesekali membersihkan sampah yang mengambang.

Lurah Kebon Kosong, Suparjo, memprediksi banjir yang hampir menenggelamkan underpass Kemayoran baru bisa disedot besok. Alasannya, saluran air yang ada di sekitar underpass juga masih terendam.

"Insyaallah besok (disedot), tinggal menunggu aja. Menunggu air yang ada di saluran ini (surut)," ujar Suparjo di lokasi.

Suparjo menerangkan saluran air yang ada di sekitar underpass Kemayoran masih menunggu antrean surut yang muaranya di Ancol, Jakarta Utara. Menurutnya, antrean itu terjadi karena wilayah lain di Jakarta juga mengalami banjir.

"Ya tinggal menunggu, ini kan air antrean, antrean mau ke kali, kali ini masih penuh, jadi sementara air belum bisa surut itu," kata dia.

Sementara itu, kata dia, perumahan warga di Kelurahan Kebon Kosong yang tersebar di 13 RW kini sudah surut. Namun, masih ada wilayah yang masih melakukan penyedotan, yakni di RW 6.

"Sudah, cuma memang ada sebagian yang masih dilakukan penyedotan, yaitu di perumahan Angkasa Pura RW 6," kata dia.

Menurutnya, pagi tadi, warga juga mendirikan dapur umum untuk memasak kebutuhan sarapan dan makan siang. Saat ini, warga di Kebon Kosong sudah mulai membersihkan rumah masing-masing.

"Kebetulan sore ini udah surut. Warga tadi pagi ada dapur umum untuk masak sarapan dan makan siang dan kebetulan sore ini mulai surut warga pulang ke rumah masing-masing membersihkan rumahnya," kata dia.

(rfs/rfs)