Terimbas Banjir, 10 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Terganggu

Arief Ikhsanudin, Zunita Putri - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 10:28 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya membuat genangan dan banjir dimana-mana. Seperti slah satunya Stasiun Sudirman yang terendam ini.
Foto: Banjir di stasiun kereta (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

PT KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan perjalanan kereta api terganggu lantaran banjir. Ada 10 perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan keberangkatan hingga belum bisa memulai perjalanannya.

"PT KAI Daop 1 Jakarta mengucapkan permohonan maaf atas gangguan perjalanan kereta api di sejumlah lintas yang terdampak cuaca buruk dan menyebabkan sejumlah prasarana jalur rel terimbas banjir. Sejumlah titik jalur lintas KA di area Daop 1 Jakarta terimbas banjir dengan ketinggian bervariasi di atas kop rel," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa dalam keterangan tertulis, Selasa (25/2/2020).

Ada 5 titik yang tergenang air yaitu Emplasemen Stasiun Kampung Bandan, Wesel 17 dan 18 Stasiun Jakarta Gudang, KM 2+7/8 sekitar area Sudirman Baru jalur hulu dan hilir (antara Tanah Abang - Manggarai), area perangkat wesel di Stasiun Pasar Senen dan Depo Lokomotif Jatinegara.


Berikut kondisi 5 titik tersebut:

1.Emplasemen Stasiun Kampung Bandan ketinggian air mencapai 15 cm di atas kop rel. Saat ini jalur belum dapat dilintasi KA. Perjalanan KRL Dari Bogor menuju Jatinegara hanya s.d Manggarai

2.Pada Wesel 17 dan 18 Stasiun Jakarta Gudang ketinggian air mencapai 15 CM di atas kop rel. Kondisi tersebut menghambat proses perjalanan lokomotif KA Jarak Jauh.

3.Di KM 2+7/8 sekitar area Sudirman Baru Jalur hulu dan hilir (antara Tanah Abang - Manggarai) Ketinggian Air mencapai 14 - 16 cm. Saat ini jalur tidak dapat dilalui KA. Perjalanan KRL dari Bogor menuju Tanah Abang - Jatinegara hanya sampai Stasiun Manggarai

4.Area perangkat wesel di Stasiun Pasar Senen tergenang air hingga 20 cm diatas kop rel, arus listrik dipadamkan

5. Depo Lokomotif Jatinegara saat ini kondisinya tergenang air, yang mengakibatkan kereta jarak jauh belum bisa beroperasi sesuai jadwal, mengingat jalur rel pada depo belum dapat dilalui.


"Atas kondisi sejumlah prasarana yang terdampak banjir tersebut, maka untuk keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, PT KAI Daop 1 melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi hingga pembatalan perjalanan," ucap Eva.

Berikut kereta api yang perjalanannya terlambat hingga batal akibat banjir:

1. PLB 2A Argo Wilis (Gambir - Surabaya Gubeng) harusnya jadwal keberangkatan pukul 05.00 WIB, namun berangkat stasiun Ganbir pukul 05.25 WIB, lambat 25 menit.
2. PLB 260A Kutojaya Utara (Jakarta Kota - Kutoarjo) harusnya jadwal keberangkatan pukul 05.45 WIB, namun berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pukul 08.55 WIB, lambat 190 menit.
3. KA 306A Bengawan (Pasar Senen - Purwosari) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.30 WIB, namun berangkat stasiun Pasar Senen pukul 08.40 WIB, lambat 130 menit.
4. KA 144A Gajahwong (Pasar Senen - Lempuyang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.45 WIB, namun BELUM dapat berangkat dari stasiun Pasar Senen.
5. KA 14 Argo Muria (Gambir - Semarang Tawang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 06.55 WIB, namun berangkat stasiun Gambir pukul 08.00 WIB, terlambat 60 menit.
6. KA 262 Tawangjaya Prem (Pasar Senen - Semarang Tawang) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.05 WIB, namun BELUM dapat berangkat dari stasiun Pasar Senen.
7. KA 56 Argo Parahyangan (Gambir - Bandung) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.12 WIB, namun berangkat stasiun Gambir pukul 08.45 WIB, lambat 93 menit.
8. KA 146A Fajar Utama YK (Pasar Senen - Yogyakarta) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.20 WIB, namun BELUM berangkat stasiun Pasar Senen.
9. KA 34 Argo Cheribon (Gambir - Cirebon) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.30 WIB, namun BELUM dapat berangkat dari stasiun Gambir.
10. KA 340 Tegal Ekspres (Pasar Senen - Tegal) harusnya jadwal keberangkatan pukul 07.40 WIB, namun BELUM dapat berangkat dari stasiun Pasar Senen.


Eva menuturkan pihaknya mengimbau agar para penumpang kereta api jarak jauh mengatur keberangkatannya lebih awal menuju stasiun, agar tak tertinggal kereta, mengingat sejumlah ruas jalan raya juga terdapat titik banjir. Eva juga mengimbau penumpang kereta yang kebrangkatannya tertunda lebih dari 60 menit untuk melakukan pembatalan perjalanan.

"Hingga kini seluruh tim PT KAI Daop 1 Jakarta terus melakukan pemantauan kondisi di lintas untuk dapat memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan Kereta Api di sejumlah area jalur rel yang terdampak banjir. PT KAI Daop 1 Jakarta juga memperkenankan para pengguna jasa yang terdampak gangguan diatas 60 menit untuk dapat melakukan pembatalan perjalanan dengan pengembalian bea 100% sesuai harga tiket," jelas Eva.

Eva menerangkan sejumlah pengguna jasa yang mengalami keterlambatan tinggi juga mendapatkan layanan service recovery berupa makanan dan minuman sebagai bentuk permohonan maaf pihaknya.

Simak Video "Stasiun Sudirman Banjir, Kereta Tak Dapat Melintas"

[Gambas:Video 20detik]



(aud/rdp)