Desmond Gerindra Ingin Prabowo Jadi Capres 2024 dan Anies Wapresnya

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 18:32 WIB
Desmond J Mahesa (Eva Safitri/detikcom)
Desmond J Mahesa (Eva Safitri/detikcom)

Terkait ucapan Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaen yang mengatakan justru elektabilitas Prabowo menurun, Desmond tak mempermasalahkan. Dia justru menyinggung ucapan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri soal tak memaksakan anak.

"Ya nggak apa-apa, bisa betul, masih lama 2024. Karena yang pasti naikkan AHY kan, itu kan biasa saja, masa kita percaya itu, kita lebih percaya Mbak Mega. Jangan paksa-paksa anak," imbuhnya.

Sebelumnya, Median menggelar survei pada pekan pertama dan kedua Februari 2020. Ada 1.200 responden dalam survei yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error survei sebesar 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Prabowo menempati tingkat popularitas tertinggi atau sebesar 93,6 persen disusul Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dan Puan Maharani. Kemudian menyusul nama Mahfud Md, Ridwan Kamil, Khofifah Indar Parawansa, Tito Karnavian, dan Gatot Nurmantyo.

Responden lalu diberi pertanyaan 'jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, dari nama-nama berikut ini, siapakah yang akan Anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?'. Hasilnya, Prabowo meraih elektabilitas tertinggi.

"Kalau pemilu diadakan saat pengambilan data, maka yang menang Prabowo 18,8 persen. Ditempel Anies Baswedan 15,8 persen, tipis sekali, masih masuk dalam margin of error," kata Direktur Median Rico Marbun di Upnormal Coffe Roaster, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (24/2).

Halaman

(rfs/gbr)