Dilirik NasDem Jadi Wakil Danny di Makassar, None Tegaskan Fokus Cawalkot

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 17:39 WIB
Muh. Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto)-Irman Yasin Limpo (None). (Dok Istimewa)
Muh Ramdhan 'Danny' Pomanto (kanan)-Irman Yasin 'None' Limpo (kiri). (Dok Istimewa)
Makassar -

Irman Yasin Limpo (None) menegaskan dirinya masih fokus mempersiapkan diri sebagai calon wali kota Makassar. None tegas menyatakan hal tersebut meski NasDem meliriknya menjadi calon wakil wali kota Makassar untuk disandingkan bersama Danny Pomanto.

None menegaskan dirinya masih fokus mengikuti tahapan yang ada saat ini karena PAN sudah mengusungnya sebagai calon wali kota Makassar. Menurutnya, layaknya puzzle, politik di Makassar masih sangat dinamis.

"Saya ikuti yang sekarang saja dulu (calon wali kota Makassar yang diusung PAN), tetap tidak ada yang berubah, mengapresiasi semua saran dan masukan semua orang. Ini masih lama kan. Puzzle (politik di Pilwalkot Makassar) ini masih terbongkar," kata None saat dimintai konfirmasi, Senin (24/2/2020).

None enggan berkomentar lebih jauh soal rencana NasDem menyandingkannya dengan Danny Pomanto.

"Saya tidak pernah dikomunikasikan, tidak pernah (dibahas) soal itu (oleh NasDem). Saya terus mengikuti apa yang ada sekarang," ujarnya.

"Saya tidak mau dibenturkan dengan siapa-siapa, dan apresiasi semua apa yang (disarankan). Tapi saya jalani apa yang saya lakoni sekarang," paparnya.

None juga menanggapi hasil survei Parameter Publik Indonesia yang menunjukkan elektabilitasnya naik dari 7,60% pada Agustus menjadi 10% pada Februari. Menurutnya, hasil survei tersebut menunjukkan tren positif, terlebih dia belum memiliki tim sukses dan belum terjun langsung ke masyarakat.

"Mudah-mudahan betul. Cukup lumayan tinggi itu karena single digit menjadi double digit. Kemudian akselerasi tidak cukup sebulan, saya juga belum (turun langsung ke warga) belum punya tim juga. Bekerja sendiri kan PNS. Saya optimis bangat kalau melihat itu (tren naik di survei). Kan menurut saya survei itu bukan dilihat angkanya, tapi trennya," imbuhnya.

Tonton juga video Soal Politik Uang di Pilkada, Mahfud: Dulu Bayar DPRD, Kini ke Partai:

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/jbr)