Pemerintah Hati-hati Pulangkan WNI di Kapal Diamond Princess, Ini Alasannya

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 13:19 WIB
Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Menkes Terawan Agus Putranto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan pemerintah Indonesia berhati-hati soal upaya evakuasi WNI yang negatif Corona dari kapal pesiar Diamond Princess di Jepang. Terawan tidak ingin Indonesia menjadi episentrum baru wabah virus Corona.

"Jadi ini nego terus, tapi kita nego harus dengan cara jangan semaunya sendiri. Kalau cara semaunya sendiri, bisa membentuk episentrum baru. Nggak boleh. Saya harus berusaha kita pemerintah itu menjaga yang 260 juta ini tetap bisa survive sembari kita melakukan tindakan-tindakan untuk juga menyelamatkan masyarakat kita yang ada di Jepang," ujar Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).

Terawan tidak ingin pemerintah mengambil keputusan gegabah. Negosiasi secara intens masih dilakukan antara Indonesia dengan Jepang.

"Harus butuh negosiasi yang detail, yang baik, sehingga apa yang kita lakukan jangan sampai kita diketawain dunia di kemudian hari," katanya.

Upaya negosiasi juga membahas lewat cara apa WNI dievakuasi. Bisa lewat jalur laut, bisa juga udara.

"Loh itu paksaan mereka, kita masih nego," ucap Terawan.

Terawan menegaskan Indonesia sampai saat ini masih nihil kasus Corona. Terawan tidak ingin Indonesia seperti Australia yang awalnya negatif, menjadi positif kasus Corona.

"Contoh sekarang, apa negara yang keburu-buru ngambil, coba, Australia itu kan dari negatif jadi positif kan. Kita mau seperti itu? Amerika sama juga kan? Masa, mau ngikutin yang seperti itu? Kita hati-hati," ujar Terawan.

Simak Video "Duh! 512 Tahanan di China Terinfeksi Virus Corona"

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/zlf)