Tingkatkan Kualitas Pendidik, Lemdiklat Polri Gandeng Palang Merah Internasional

Rolando - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 10:44 WIB
Dok Lemdiklat Polri
Kalemdiklat Polri Komjen Arief (kanan) bersama jajaran ICRC/Lemdiklat Polri
Jakarta -

Delegasi regional International Committee Red Cross (ICRC) menjalin kerja sama dengan Lemdiklat Polri. Akan ada 'transfer ilmu' dalam sejumlah bidang.

Pelatihan itu dilakukan pada Selasa 18 Februari 2020 lalu. Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto menerima langsung kunjungan dari delegasi regional International Committee Red Cross (ICRC) ke Lemdiklat Polri yang dipimpin Deputi Regional ICRC Mr. Dany Merhy.

Kunjungan ICRC, sebagaimana dikutip dari keterangan Lemdiklat, bertujuan untuk membahas program kerjasama pendidikan dan pelatihan antara ICRC dengan Lemdiklat Polri khususnya pelatihan ToT (Training of Trainer) tentang standar internasional hal-hal yang berkaitan dengan kepolisian yang berlandaskan HAM dan kemanusiaan, diskresi penggunaan kekuatan oleh kepolisian, pelatihan leadership dan studi kasus penanganan insiden yang melibatkan kepolisian.

ICRC bermaksud memberikan bantuan pelatihan kepada anggota Polri khususnya tenaga pendidik di jajaran Lemdiklat Polri agar bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dan mewujudkan Polri yang semakin profesional.

"ICRC pada tahun-tahun sebelumnya telah melakukan kerjasama dengan Polri di beberapa Polda, namun untuk mendapatkan hasil yang lebih besar, program pelatihan tahun ini dilaksanakan dengan Lemdiklat Polri melalui sistem ToT," ucap Dany Merhy.

Dalam kesempatan yang sama, Komjen Arief menyampaikan Lemdiklat akan menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya agar instruktur dapat menimba ilmu dengan maksimal.

"Dalam pelatihan ini sasaran yang pertama adalah mendidik para tenaga pendidik atau instruktur di jajaran Lemdiklat, sehingga apabila para tenaga pendidik ini sudah memiliki bekal ilmu yang cukup, mereka akan kembali ke masing-masing sekolah tempatnya mengajar untuk menurunkan ilmu yang sudah mereka dapatkan pada saat pelatihan ToT kepada anak didiknya," tutur Arief.

Sumber daya manusia Polri, lanjut Arief, merupakan faktor yang sangat penting dalam keberhasilan tugas-tugas Kepolisian. Lemdiklat Polri bertugas membangun sumber daya manusia Polri untuk siap melaksanakan tugas kepolisian dengan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Personel Polri harus diberikan pengetahuan tentang masyarakat dan masyarakat pun juga harus diberikan pengetahuan oleh kepolisian tentang apa saja tugas-tugas kepolisian, sehingga terjadi satu pemahaman yang sama.

Arief menyatakan dia menyambut baik bantuan pelatihan dari ICRC karena Lemdiklat memang bertugas untuk memilih dan memilah metode pendidikan yang tepat bagi anggota Polri, mempersiapkan tenaga pendidik yang baik, dan fasilitas pendidikan yang baik bagi anggota Polri.

"Proses membentuk seorang polisi yang dimulai dari calon yang berkualitas, dididik oleh tenaga pendidik yang baik, fasilitas yang baik, metode yang baik, dibekali dengan keterampilan, kemampuan dan nilai-nilai etika yang baik, maka diharapkan akan menghasilkan anggota-anggota Polri yang profesional dan berintegritas dalam melaksanakan tugasnya sebagai pelayan masyarakat" tutup Arief.

(fjp/rfs)