Alat Pendeteksi Ranjau Ditemukan di Pelabuhan Makassar
Jumat, 02 Des 2005 16:22 WIB
Makassar - Sebuah kapal pengangkut barang menemukan benda yang menyerupai torpedo, tak jauh dari Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Jum'at (02/12/2005). Namun, oleh pihak Lantamal IV, benda itu disinyalir sebagai alat pendeteksi ranjau bawah laut. Benda yang mempunyai berat sekitar 2,5 meter ini awalnya ditemukan oleh Darwin Tangahu (51), salah seorang awak kapal KM Ilham Syariah II. Kala itu, secara tidak sengaja, benda itu tersangkut di jangkar kapal. "Kita kan turunkan jangkar sekitar 2 kilo meter dari dermaga. Karena semalam angin kencang sekali. Kapal sempat terseret 100 meter. Saat jangkar ditarik, ternyata ada yang nyangkut," ujar Darwin. Saat itu, Darwin menduga benda yang tersangkut itu kemungkinan adalah torpedo. "Bentuknya seperti Torpedo. Tapi saya juga menduga ranjau, atau alat pemecah ombak," tuturnya. Tak mau mengambil risiko, kapal yang berangkat dari Manokwari ini pun segera berlabuh di dermaga sekitar pukul 22.30 wita pada Kamis (1/12/2005)kemarin malam. "Saya langsung memberitahu petugas pelabuhan. Dan dilaporkan di Polresta Pelabuhan," ucap Darwin. Sekitar pukul 10.30 wita, benda itu lalu diambil oleh Tim Gegana Polda Sulsel. Benda itu berbentuk menyerupai torpedo. Namun benda itu telah ditumbuhi oleh karang, dan telah berkarat. Oleh pihak Lantamal IV, benda ini dipastikan bukan torpedo. "Ini adalah alat pendeteksi ranjau bawah laut. Alat ini sekarang sudah tidak aktif lagi. Di dalamnya hanya berisi seperti frekuensi radio," terang Mayor Laut E. Setyawan, Perwira Pembantu Staff Operasi Lantamal IV. Kini, benda ini diamankan di Kantor Administrator Pelabuhan (Adpel).
(iy/)











































