Soal Banjir di Menteng, Ketua DPRD DKI Soroti Nasib Bak Kontrol

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 19:17 WIB
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah wilayah di Menteng, Jakarta Pusat (Jakpus), sempat terendam banjir. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyoroti nasib bak kontrol yang disebutnya dibangun beberapa tahun lalu.

"Pemerintah daerah kalau tidak salah 2016 apa 2017, itu membangun got besar untuk menampung semua got yang ada di perumahan sekitar Menteng," kata Prasetio setelah meninjau bak kontrol di Jalan Pangeran Diponegoro, Jakpus, Minggu (23/2/2020).

"Dari situ (saluran air di Jalan Pangeran Diponegoro) dia dibuang ke got besar, yang sekarang kita buka bak kontrol ini. Ini mampet (saluran air) karena apa? Sudah ditutup jalan yang ini, nih. Di sini ada bak kontrol nih tadinya, nih," lanjutnya.

Dia mengungkapkan, trotoar di kawasan Menteng banyak yang diperlebar. Namun, lanjutnya, pelebaran trotoar yang dilakukan Dinas Bina Marga Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tak memperhatikan bak kontrol.

Lantaran bak kontrol ini sulit dibuka, lanjutnya, petugas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta tidak bisa membersihkan saluran air.

"Kalau trotoar silakan tapi juga pikirkan bagaimana bak kontrol yang got-got dari perumahan masyarakat gitu, yang ada di sekitar Menteng. Terjadilah efeknya ke mana-mana (banjir). Ini baru satu titik. Ada 5 titik lagi bak kontrol di depan Cikini, nggak bisa dibuka," ucapnya.

Dari peninjauan yang dilakukan Prasetio, dia menyebut ada 5 bak kontrol di kawasan Menteng yang tak bisa dibuka. Ketika ia meminta petugas SDA untuk membongkar bak kontrol, Prasetio mengungkapkan bahwa banyak sampah di saluran air trotoar Jalan Pangeran Diponegoro.

"Jadi kalau ada kotoran bisa dibersihkan. Ini tidak bisa dibersihkan sekarang. Sudah jadi permanen seperti ini kan (bak kontrol). ini sudah rusak (setelah dibongkar)," ujarnya.

Sebelumnya, banjir 1,5 meter sempat merendam permukiman warga di Jalan Anyer, Menteng. Banjir kini sudah surut dan warga tengah bersih-bersih rumah.

"Dari jam dua (02.00 WIB) itu air udah (tinggi). Air itu tiba tiba, serrr, tiba-tiba air itu tinggi. Seperti tsunami aja. Kaget, syok semuanya," kata Cindy, Ketua RT 03 RW 02, Kelurahan Menteng, saat ditemui, Minggu (23/2).

(gbr/gbr)