Indo Barometer: Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap KPK Turun

Muhammad Ilman - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 16:18 WIB
Muhammad Qodari
M Qodari (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Indo Barometer kembali mengeluarkan hasil survei tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Versi Indo Barometer, kepercayaan publik terhadap KPK turun.

Survei yang dilakukan sejak 9 Januari 2020 hingga 15 Januari 2020 ini melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi. Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan metode penarikan sampel yang dilakukan ialah multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Tingkat kepercayaan dari survei ini sebesar 95 persen.

"Pertama TNI 94,0 persen; kedua Presiden 89,7 persen; ketiga organisasi agama, seperti NU, Muhammadiyah, dan seterusnya 86,8 persen," ujar Qodari di Hotel Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Dia mengatakan posisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai lembaga yang dipercaya publik berada di urutan keempat. Hal itu mengalami penurunan.

"Biasanya pengalaman kami KPK masuk tiga besar," ucap dia.

Di urutan kelima ada Mahkamah Agung (MA) dan lembaga kehakiman 75,4 persen, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) 72,8 persen, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 54,3 persen, Polri 51,9 persen, partai politik 49,1 persen, dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 44,8 persen.

Meski demikian, apabila dibandingkan dengan lembaga penegakan hukum lainnya, KPK masih berada di urutan pertama. "Tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga penegakan hukum tertinggi KPK 81,8 persen, MA atau kehakiman 75,4 persen, Kejaksaan RI 52,9 persen, dan Polri 51,9 persen," kata dia.

Lebih lanjut, Qodari mengatakan, responden yang menyatakan tidak puas terhadap kinerja Ketua KPK Firli Bahuri kebanyakan menyatakan belum terlihat masih kerjanya 62,3 persen. Kemudian ada juga yang menduga ada kepentingan politik 5,8 persen dan masih dalam jabatan baru 7,2 persen.

(gbr/gbr)