Profil Sitti Hikmawatty, Komisioner KPAI dan Kontroversi ʻWanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamilʻ

Puti Yasmin - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 12:05 WIB
Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty
Foto: Dok. KPAI/Profil Sitti Hikmawatty, Komisioner KPAI dan Kontroversi ʻWanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamilʻ
Jakarta -

Nama Sitti Hikmawatty ramai dibicarakan di sosial media. Namanya dikaitkan dengan pernyataan bahwa wanita dapat hamil saat berenang di kolam bersama pria.

Merespons hal itu, Ketua KPAI Susanto mengaku akan menindaklanjuti masalah tersebut. Saat ini, ia tengah meminta penjelasan dari Sitti Hikmawatty.

Berikut profil Sitti Hikmawatty:

1. Sitti Hikmawatty Lulusan Gizi Klinik dan PAUD

DIkutip dari situs resmi KPAI, Sitti Hikmawatty merupakan lulusan Akademi Gizi Bandung Depkes RI. Kemudian, ia juga menyelesaikan pendidikan D-IV Gizi Klinik di Universitas Indonesia.

Sitti Hikmawatty juga menyelesaikan S-2 di tahun 2007 hingga tahun 2011 untuk program studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di UNJ

2. Sitti Hikmawatty Dosen

Wanita yang lahir tahun 1970 ini juga pernah menjadi dosen di UHAMKA. Namun kemudian, Sitti Hikmawatty memilih untuk mengurus anak-anaknya.

3. Sitti Hikmawatty Caleg PAN

Pada tahun 2014, Sitti Hikmawatty pernah menjadi Caleg untuk daerah pemilihan Jawa Barat IX. Ia bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN) kala itu.

4. Sitti Hikmawatty dan Kontroversi PB Djarum

Nama Sitti Hikmawatty pernah juga ramai dibicarakan karena polemik PB Djarum. Kala itu, ia mewakili KPAI mengenai pernyataan pemberhentian audisi PB Djarum yang harus dilakukan.

Ia menilai, pemberhentian audisi harus dilakukan karena audisi dinilai mengeksploitasi anak-anak dalam menggunakan produk Djarum yang notabene merupakan produk rokok.

5. Sitti Hikmawatty dan Pernyataan Soal Kehamilan

Sitti Hikmawatty kembali mengundang kontroversi. Ia disebut mengeluarkan pernyataan bahwa wanita yang berenang satu kolam dengan laki-laki dapat hamil, terlebih saat memasuki masa subur.

Menanggapi hal itu, Ketua KPAI langsung mengambil tindakan untuk konfirmasi ke Sitti Hikmawatty dan rujukan yang dipakai.

"Kami sedang berusaha konfirmasi kebenaran berita tersebut kepada yang bersangkutan serta referensi jurnal yang ia sebut sebagai rujukan," ujar Susanto.

(pay/erd)