Cawagub Nurmansjah soal Banjir DKI: Paling Banyak karena Hujan Setempat

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 23 Feb 2020 10:36 WIB
Nurmansyah lubis
Foto: Twitter/@nurmansjahlubi
Jakarta -

Cawagub DKI Jakarta dari PKS, Nurmansjah Lubis, menyebut banjir yang terjadi di DKI Jakarta lebih disebabkan oleh hujan. Dia menyebut kiriman air dari Sungai Ciliwung hanya menyumbang 30 persen banjir.

"Revitalisasi daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung itu pengaruhnya 30 persen loh. Paling banyak ini kalau hujan setempat ya, yang dalam waktu tertentu dia ada durasi panjang, milimeter naik, nah itu (penyebab banjir)," kata Nurmansjah kepada wartawan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (23/2/2020).

Dia lalu menyebutkan, selain luapan Ciliwung, Jakarta banjir akibat rob. "Iya, jadi kan artinya nggak terlalu besar kan (kiriman Ciliwung), memang dari rob ada dari Jakarta juga ada," sambungnya.

Nurmansjah menuturkan ada beberapa solusi menyelesaikan banjir. Caranya dengan menyambung Kanal Banjir Barat dan Timur, sodetan, serta waduk diselesaikan.

"BKT (Banjir Kanal Timur) sama BKB (Banjir Kanal Barat) belum nyambung. Kalau ini nyambung lalu sodetan Ciliwung sama Sukamahi jadi waduk, rekonstruksi waduk di Jakarta, itu (banjir) beres. Harus dipelototin itu semua," ucapnya.

Nurmansjah juga berpendapat daerah penyangga seperti Bogor juga harus mulai membangun biopori. Menurut dia biopori bisa mengurangi kiriman banjir ke Jakarta.

"Kalau misal ada 500 ribu biopori di Bogor, itu bisa menampung sekian Stadion GBK. Ada hitungannya itu. Asumsi biopori 500 ribu, 1 meter x 1,5 meter itu membantu kurangi kiriman banjir," tandas dia.

Simak Video "Banjir Setinggi 3 Meter di Underpass Kemayoran Putus Akses Jalan!"

[Gambas:Video 20detik]

(maa/aud)