Lakukan Reshuffle Terbatas
SBY Lamar Boediono Jadi Menteri
Jumat, 02 Des 2005 14:37 WIB
Medan - Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan reshuffle kabinet sudah mulai konkret. Setidaknya satu nama sudah dimunculkan oleh SBY.Nama yang masuk bursa kabinet tersebut adalah mantan Menteri Keuangan Boediono. SBY mengaku sudah melamar Boediono untuk masuk Kabinet Indonesia Bersatu."Kemarin, sebelum saya bertolak dari Halim ke Sibolga, saya mengundang Saudara Boediono, Menkeu periode lalu, untuk bertemu saya di Halim. Pertemuan itu ada kaitan dengan rencana reshuffle terbatas, penataan ulang terbatas Kabinet Indonesia Bersatu," kata Presiden SBY di Pangkalan TNI AU Medan, Jumat (2/12/2005).Kenapa reshuffle terbatas, menurut SBY, karena hanya menyangkut beberapa pos saja dan pos itu ada yang harus kita ganti dengan menteri yang baru, atau ada seorang menteri yang menduduki pos yang lain dari jabatan sebelumnya."Itulah yang saya sebut dengan reshuffle terbatas. Karena begini, setelah saya evaluasi satu tahun Kabinet Indonesia Bersatu yang saya pimpin, saya berkesimpulan ada penataan terutama menyangkut tim ekonomi di kabinet," papar SBY dengan gaya tuturnya yang terstruktur rapi.SBY menilai, diperlukan orang dalam kabinet yang bisa menangani persoalan makro ekonomi. Jadi dalam kesempatan itu SBY menyatakan, dirinya memang sudah meminta kesediaan Boediono untuk membantu kabinet.Lalu apa jawab Boediono, Menkeu era Megawati? Menurut Presiden SBY, Boediono menyatakan, sebenarnya dia sudah ingin beristirahat. "Tetapi saya sampaikan bahwa kalau rakyat menghendaki, pemerintah juga berharap, agar Pak Boediono membantu...tentu ini amanah," ungkap SBY.
(jon/)











































