Jokowi Kritik Angka Kemiskinan Aceh 15 Persen: Penggunaan APBD Harus Fokus

Agus Setyadi - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 16:42 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Andhika/detikcom)
Foto: Presiden Jokowi. (Andhika Prasetya/detikcom)
Banda Aceh -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengkritik angka kemiskinan di Aceh yang masih tinggi. Jokowi meminta pemerintah daerah fokus menggunakan ABPD untuk membuat program pengentasan kemiskinan.

Jokowi menyampaikan di Kenduri Kebangsaan di sekolah Yayasan Sukma Bangsa di Bireuen, Aceh, Sabtu (22/2/2020). Jokowi sempat menyinggung masalah dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Untuk tahun ini, Tanah Rencong mendapat Otsus sebesar Rp 8 triliun serta APBD sebesar Rp 9 triliun. Jika ditotal, mencapai Rp 17 trilunan.

"Saya hanya ingin mengatakan bahwa apapun yang namanya pengelolaan anggaran itu sangat penting sekali. Penting sekali. Uang Rp 17 triliun itu juga uang yang sangat besar sekali plus APBD yang ada di kabupaten dan kota," kata Jokowi dalam sambutannya.

"Tapi bagaimana tata kelolanya, bagaimana government-nya, apakah APBD itu tepat sasaran, bermanfaat untuk rakyat, dirasakan oleh rakyat, itu yang masih menjadi tanda tanya saya. Saya ngomong apa adanya," jelas Jokowi.

Jokowi berpesan kepada gubernur serta bupati dan wali kota untuk fokus menggunakan APBD. Dia meminta kepala daerah untuk memprioritaskan penggunaan anggara ke hal lebih penting.

Tonton juga Saat Jokowi Menengok Proyek Tol Pertama di Aceh :

Selanjutnya
Halaman
1 2