Dana, SDM & Peralatan Polda Metro di Bawah Standar

Dana, SDM & Peralatan Polda Metro di Bawah Standar

- detikNews
Jumat, 02 Des 2005 14:22 WIB
Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani mengeluhkan kondisi kepolisian daerah yang dipimpinnya. Personel, peralatan, dan dana yang dimiliki Polda Metro masih belum memenuhi standar. Padahal, sesuai karakteristik kota metropolitan, tingkat kriminalitas di Jakarta tinggi."Segala keterbatasan yang dimiliki Polda Metro Jaya menjadikan hambatan dalam operasinya. Sekarang kita standar saja belum," kata Firman kepada wartawan usai salat jumat di masjid di lingkungan Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Jumat (2/12/2005).Untuk menyiasati kondisi ini, jajaran Polda Metro mencoba bekerja efisien. "Karena keterbatasan dana, manusia, dan peralatan sehingga mesti bisa menghemat dana tetapi tetap bisa menekan angka kejahatan secara signifikan," kata Firman.Menurut Firman, Polda Metro ingin menjadi polisi yang modern. Karena bila tidak, maka akan tertinggal dari tuntutan masyarakat kota Jakarta yang semakin tinggi.Dua poin yang menjadi kunci modernisasi Polda Metro Jaya adalah sumber daya manusia yang baik dari segi kualitas maupun kuantitas yang sesuai perkembangan keamanan dan ketertiban masyarakat. Yang kedua berupa peralatan yang modern yang secara cepat bisa mendeteksi terjadinya kejahatan."Misalnya teror bom. Dengan alat yang canggih kita bisa dengan cepat menyelidikinya walaupun (penerornya) menggunakan kartu prabayar," ujar Firman.Operasi CurasPolda Metro terus melanjutkan Operasi Curas Jaya 2005 yang sudah beberapa hari ini digelar. Rencananya malam ini diturunkan 40 satuan Brigadir Mobil dari Satuan Reserse Mobil Direktorat Reserse Kriminal Polda Metro Jaya."Mereka akan beroperasi malam hari. Dan mereka menggunakan pakaian preman," ujar Firman tanpa menyangkal bahwa kasus curas juga terjadi pada siang hari. Tetapi pada siang hari akan ditangani satuan wilayah masing-masing.Operasi curas, kata Firman, dilakukan karena para pelaku curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan), dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor) makin lihai dalam aksinya. "Mereka sudah tahu targetnya memiliki banyak uang," demikian Kapolda Metro Jaya Irjen Firman Gani. (gtp/)


Berita Terkait