Serunya Siswa SD Buat Ecobrick Bersama CT ARSA Foundation di HPSN

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Sabtu, 22 Feb 2020 14:17 WIB
CT Arsa Foundation dan siswa SD di Cipayung dalam peringatan hari peduli sampah nasional.
Foto: CT Arsa Foundation dan siswa SD di Cipayung dalam peringatan hari peduli sampah nasional. (Wilda-detikcom)
Depok -

CT ARSA Foundation kembali membuat gebrakan baru untuk melangkah bersama masyarakat dalam peringatan hari peduli sampah nasional (HPSN). Tim CT ARSA Foundation mengajak siswa-siswa sekolah dasar (SD) membuat ecobrick di tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung.

Pantauan detikcom di TPA Cipayung, Depok, Sabtu (22/2/2020), tim CT ARSA Foundation mengajak anak-anak dari berbagai sekolah dasar (SD) di Cipayung untuk peduli terhadap sampah. Tim CT ARSA Foundation menampilkan tayangan video menarik mengenai pencemaran lingkungan akibat membuang sampah sembarangan.

Anak-anak terlihat sangat antusias menyimak video tersebut. Salah seorang anak, Aditya, mengatakan berkat adanya penyuluhan dari CT ARSA Foundation, ia menjadi tahu bahaya akibat membuang sampah sembarangan.

"Nonton tentang hewan yang terbunuh karena sampah yang dibuang oleh manusia di laut. Di dalam tubuhnya itu dia menelan plastik-plastik, akhirnya mati, serem. Aku jadi tahu," kata Aditya Pasha.

General Manager CT ARSA Foundation, Gatut Mukti, mengatakan hadirnya edukasi dari tim CT ARSA Foundation kepada anak-anak di HPSN untuk mengingatkan tragedi 15 tahun silam yang pernah terjadi di TPA Bandung. Edukasi sejak usia dini, kata Gatut, penting dilakukan mengingat pola perilaku anak masih mudah untuk dibentuk dengan hal-hal baik.

"HPSN ini berawal dari bencana sampah jadi dengan mengingatkan kembali ke anak-anak mereka akan flashback dan berpikir ulang jangan sampai nanti terjadi lagi korban yang diakibatkan oleh sampah,"kata Gatut.

"Karena anak-anak adalah generasi berikutnya. Anak-anak nanti akan mengedukasi lagi ke temannya. Mereka kalau besar nanti akan lebih paham jadi apa yang harus dilakukan," imbuhnya.

Kepala UPT TPA Cipayung, Ardan Kurniawan merespons positif kegiatan yang diadakan oleh CT ARSA Foundation. Menurutnya, wawasan terhadap sampah harus diberikan sejak usia dini.

"Ya ini positif karena dengan adanya kegiatan ini, wawasan peduli terhadap lingkungan harus dimulai dari sejak dini karena yang sudah kita tahu semua bahwa melakukan edukasi terhadap umur yang lebih dewasa akan lebih sulit. Terimakasih kepada CT ARSA Foundation telah menyelenggarakan ini di TPA Cipayung," kata Ardan.

Selain itu, anak-anak juga membuat ecobrick dari botol plastik yang diisi padat dengan limbah non-biological untuk membuat blok bangunan yang dapat digunakan kembali. Anak-anak nampak berbondong-bondong dan kompak untuk melakukan praktik membuat ecobrick.

"Aku bisa," ucap salah satu anak.

"Aku juga bisa," sahut anak lainnya.

"Seru bikin ecobrick biar sampahnya nggak berserakan. Ini bakal aku coba di rumah," kata Nafira dari SDN Cipayung 5.

Serunya Siswa SD Buat Ecobrick Bersama CT ARSA Foundation di HPSNFoto: CT Arsa Foundation dan siswa SD di Cipayung dalam peringatan hari peduli sampah nasional. (Wilda-detikcom)

Operasional Manager CT ARSA Foundation, Nurhasanah Shihab, menyebut kegiatan ecobrick ini untuk memberikan daya inovasi yang tinggi. Selain dikemas dengan cara yang sederhana dan menarik, Tim CT ARSA Foundation juga melatih kerjasama anak-anak.

"Kita tuh ajarin anak memberi penyuluhan sederhana bahwa sampah-sampah yang dikumpulkan sebenarnya bisa di olah secara inovatif dan kreatif salah satunya adalah ecobrick. Kita juga mengajarkan kerjasama. Tidak mungkin satu botol ecobrick itu mereka lakukan sendiri dan mereka lakukan itu bersama-sama," kata Nurhasanah.

Nurhasanah menyebut TPA Cipayung dipilih agar anak-anak melihat langsung sampah yang menggunung. Selain itu, CT ARSA Foundation juga ingin membuat anak-anak lebih peduli lagi terhadap sampah di lingkungan.

"Kenapa pemilihannya di Cipayung agar anak-anak aware. Agar anak-anak aware melihat langsung gunungan sampah yang kalau dari data disebutkan itu Cipayung sendiri bisa sampai 900 ton sampah," kata Nurhasanah.

Acara dihadiri oleh 150 anak dari 5 sekolah dasar di Cipayung. Anak-anak senang dan gembira dengan hadirnya CT ARSA di TPA Cipayung.

"Senang banget. Nanti adain lagi," kata Fadlan dari MI Nurul Huda Cipayung.

(idh/idh)