AS Akan Berikan Bantuan Teknis Pengamanan Selat Malaka
Jumat, 02 Des 2005 13:43 WIB
Jakarta - Amerika Serikat (AS) akan memberikan bantuan teknis dalam pengamanan Selat Malaka yang akan dilakukan Indonesia dan Malaysia. Bantuan diberikan dalam bentuk hibah kapal untuk patroli bersama oleh Indonesia, Singapura, dan Malaysia.Rencana hibah kapal oleh AS ini disampaikan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono usai rapat tentang persiapan General Border Committee (GBC) Malindo di Dephan, Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (2/12/2005)."Kabarnya akan ada, tapi saya belum tahu persis. Apakah itu perahu karet, atau kapal biasa. Tapi dengar-dengar suara dari Amerika akan memberikan hibah dalam bentuk kapal. Tapi secara resmi belum ada," katanya.Ditanya tentang sikap GBC atas tawaran AS untuk membantu pengamanan di Selat Malaka, Juwono menyatakan Indonesia tetap pada sikap bahwa koordinasi tiga negara (Indonesia, Malaysia, Singapura) itu menjadi acuan."Dan sudah disepakati pengamanan Selat Malaka dan Selat Singapura harus dilakukan negara pantai. Pihak-pihak luar, termasuk Amerika, hanya memberikan bantuan teknis saja. Tapi gelar pasukan, gelar kapal, dan pengintaian tetap dilakukan oleh ketiga negara," katanya.Apakah Indonesia sudah meminta jumlah kapal yang dibutuhkan? "Perlunya cukup banyak karena anggaran sangat terbatas. Jadi setiap hibah yang cocok dengan gelar patroli bersama, itu diterima dengan sangat senang hati," tandas Juwono.
(gtp/)











































