Kompor Meledak, Gudang dan Ruko Terbakar di Pekanbaru
Jumat, 02 Des 2005 13:31 WIB
Pekanbaru - Gara-gara kompor meldak, dua rumah toko (Ruko) berlantai tiga, dua gudang bawang dan dua unit rumah petak hangus terbakar di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.Kebakaran yang terjadi di Jalan Tuanku Tambusai Gang Tasyakur kawasan padat penduduk itu terjadi pada Jumat (2/12/2005) sekitar pukul 07.30 WIB. Api menyala dari ledakan kompor di sebuah gudang bawang merah milik Arneli (30). Menurut Arneli, pagi itu dia tengah menanak nasi di kompor minyak tanah. Sedang asyik di dapur, wanita berkulit sawo matang itu mendengar suara tangisan anaknya yang paling bungsu di kamar bagian depan. Lantas Arneli pun beranjak dari dapur untuk menenangkan anaknya yang tengah terbangun. "Karena dalam kamar tetap menangis juga, maka saya gendong si bungsu ke dapur untuk melihat nasi. Tapi tiba-tiba, kompor meledak dan menyambar dinding dapur yang terbuat dari papan," kata Arleni menceritakan peristiwa kebakaran itu. Melihat api menyala, Arneli pun menjerit sembari keluar rumah menggendong si bungsu untuk meminta pertolongan warga. Karena tempat tinggalnya terbuat dari dinding papan, api pun dengan cepat menghanguskan gudang sekaligus rumah itu. "Walau ada pertolongan dengan melakukan penyiraman air, gudang saya tidak terselamatkan," tutur Arneli. Api dari gudang bawang merah itu pun, lantas menyambar ke ruko yang letaknya persis di depan gudang tersebut. Dua ruko berlantai tiga pun ikut terbakar serta dua rumah petak di sekitar gudang turut dilalap si jago merah. Satu jam setelah kebakaran, 8 unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api sendiri baru bisa dipadamkan setelah dua jam petugas pemadam bekerja. Bila saja pemadam kebakaran terlambat datang, mungkin rembetan api ini akan terus menjalar ke seluruh ruko di kawasan terminal bus Mayang Terurai. Akibat kebakaran ini, kerugian diperkirakan lebih dari Rp 400 juta.
(iy/)











































