Round-Up

Kisah WN Filipina Dideportasi Gegara Kejar Cinta di Sidrap

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 20:30 WIB
Kantor Imigrasi Parepare deportasi WN Filipina yang masuk RI dengan cara ilegal (Dok. Istimewa)
Foto: Kantor Imigrasi Parepare deportasi WN Filipina yang masuk RI dengan cara ilegal (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Kemana pun cinta pergi, harus dikejar. Itulah barangkali yang diyakini oleh Jerry (32), warga negara (WN) asal Davao, Filipina ketika hendak menyusul ke cintanya ke Indonesia. Sayangnya, Jerry masuk Indonesia melalui cara ilegal.

Alih-alih bertemu sang kekasih, Jerry justru harus rela untuk dideportasi. Jerry dideportasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare lantaran masuk ke Indonesia dengan cara ilegal. Jerry diciduk oleh pihak Imigrasi di rumah pujaan hatinya berinisial S di Desa Bottoe, Kecamatan Pituriase, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Keberadaannya ketahuan setelah yang bersangkutan hendak mengurus administrasi perkawinan dengan WNI yang telah 7 tahun ini menjalin asmara dengannya di Sidrap," sebut Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare, Hendy Kurnia Darmawan, Jumat (21/2/2020).


Hendy memaparkan, dari hasil interogasi dengan Jerry, diketahui dirinya masuk ke Indonesia melalui 'pelabuhan tikus'. Jerry meloloskan agar bisa masuk Indonesia usai membayar ke seseorang.

"Masuk ke Indonesia melalui Nunukan kemudian pelabuhan tikus di Parepare, ada yang urus sehingga lolos dengan membayar sejumlah uang, judulnya ini 'mengejar cinta melanggar keimigrasian'," candanya.

Selanjutnya
Halaman
1 2