3 Menteri Jadi Korban Reshuffle?

3 Menteri Jadi Korban Reshuffle?

- detikNews
Jumat, 02 Des 2005 12:26 WIB
Jakarta - Tiba-tiba Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengundang wartawan terkait dengan rencana pengumuman reshuffle kabinet di VVIP Room Pangkalan Udara Polonia Medan. Peristiwa ini terkesan mendadak karena tidak ada tanda-tanda pengumuman akan dilakukan hari ini, Jumat (2/12/2005).Yang jelas, isu reshuffle sudah berkembang kuat sejak evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden SBY-JK bulan Oktober lalu. Beberapa nama menteri yang dinilai tidak mempunyai basis politik kuat dan kinerjanya buruk, telah disebut-sebut akan diganti. Selain itu, ada kemungkinan Presiden SBY akan melakukan reposisi sejumlah menteri.Sinyal presiden akan segera mengumumkan reshuffle kabinet sebenarnya sudah disampaikan Jubir Kepresidenan, Andi Mallarangeng, pada Selasa (29/11/2005) lalu. Presiden Yudhoyono sebelumnya sudah pernah mengatakan jika reshuffle akan dilakukan terhadap menteri-menteri yang mempunyai kinerja tidak sesuai target. Ada dua sampai tiga orang yang disebut-sebut diganti.Sumber yang dekat dengan Presiden Yudhoyono menyebutkan, ada tiga menteri dalam Kabinet Indonesia Bersatu yang akan dicopot. Ketiga orang tersebut adalah Menteri Perindustrian Andung Nitimihardja, Menteri Keuangan Jusuf Anwar dan Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Ashari.Lalu siapa penggantinya? Belakangan ini beberapa partai sudah kasak-kusuk mengusulkan reshuffle dan mengajukan sejumlah calon menteri pengganti. Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir termasuk pimpinan partai yang sejak awal diajak bicara dengan Presiden SBY soal ini. Selain itu, Majelis Syuro PKS juga belakangan bisik-bisik mengusulkan sejumlah nama.Jika dilihat dari latar belakang politik, dari tiga nama di atas hanya Menteri Negara Perumahan Rakyat Yusuf Ashari yang terang-terangan merupakan kader PKS. Tersiar kabar cukup kuat di PKS bahwa Asyari akan diganti oleh Fuad Bawazier, kader PAN yang belakangan merapat ke PKS.Sementara nama Andung konon disebut-sebut diajukan oleh Ginandjar Kartasasmita. Kemungkinan besar, Andung akan diganti oleh calon dari Partai Golkar atau digantikan oleh Menteri Perdagangan Mari Pangestu. Nama Rachmat Gobel punya peluang besar menggantikan Andung.Posisi Menteri Keuangan Jusuf Anwar konon bakal diduduki Sri Mulyani, yang saat ini Menneg PPN/Kepala Bappenas. Nama lain yang sempat diisukan masuk adalah Budiono, mantan Menkeu masa pemerintahan Presiden Megawati. Artinya, jika SBY berhasil mengajak Budiono, posisi Sri Mulyani tetap di Bappenas.Untuk membuktikan kebenarannya, mari kita tunggu beberapa saat lagi! (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads