CCTV Buram, Polisi Kesulitan Identifikasi Begal Warteg di Jakbar

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 16:46 WIB
Warteg MM Putra yang disatroni begal di Tanjung Duren, Jakbar
Warteg MM Putra yang disatroni begal di Tanjung Duren, Jakbar. (Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki aksi perampokan yang dilakukan komplotan begal di sebuah warteg di Jakarta Barat. Polisi sedikit kesulitan mengidentifikasi pelaku karena rekaman CCTV buram.

"Ciri-cirinya kan, karena CCTV-nya burem, kita masih melakukan penyelidikan digital forensic, CCTV-nya seperti apa," ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Agung Wibowo kepada detikcom, Jumat (21/2/2020).

Meski begitu, polisi terus mencari para pelaku. Polisi memeriksa sejumlah saksi untuk mencari petunjuk soal ciri-ciri pelaku tersebut.

"Ya kami sudah cek ke TKP, kami sudah sisir TKP," kata Agung.

Polisi juga telah memeriksa pemilik warteg. Agung mengatakan pemilik warteg sudah membuat laporan terkait kejadian tersebut.

"Sudah kita panggil korbannya juga, sudah buat LP juga. Kami masih cari pelaku juga," ucap dia.



Aksi perampokan oleh komplotan begal ini terjadi di warteg MM Putra, Jl Kyai Tapa, Tanjung Duren, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Minggu (16/2) lalu. Kejadian ini terekam kamera CCTV di warteg tersebut.

Dalam rekaman CCTV yang beredar viral di media sosial, pelaku berjumlah empat orang mendatangi warteg tersebut. Dua pelaku membawa celurit dan merangsek masuk ke warteg sambil menodongkan senjatanya.

Kedua pelaku kemudian merampas ponsel milik penjaga warteg. Mereka juga membawa sejumlah gorengan tempe beserta nampannya.




Simak Juga Video "Lagi Makan di Warteg, Pembeli Ditodong Celurit oleh Perampok"

[Gambas:Video 20detik]



(mei/mei)