Ketua MPR Minta Ormas Perang Total Lawan Narkoba

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 14:41 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo
Foto: Dok MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo tak ingin generasi muda Indonesia terjebak dalam penyalahgunaan narkoba. Keberadaan organisasi kemasyarakatan (Ormas), khususnya yang bergerak di bidang kepemudaan, diharapkan mampu menjadi benteng penangkal maraknya penyalahgunaan narkoba.

"Jika generasi muda sebuah bangsa sudah rusak, masa depan bangsanya tidak lagi ada harapan. Kesadaran generasi muda menjaga bangsa ini harus ditunjukan, salah satunya dengan perang total melawan narkoba," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (21/2/2020).

Menurut Bamsoet ormas bisa dimaksimalkan menjadi tempat rehabilitasi oleh mereka yang sudah terlanjur terjerembab dalam penyalahgunaan narkoba. Penguatan Ormas kepemudaan menjadi hal yang tak terelakan, mengingat teror narkoba semakin merajalela.

Sebagaimana dilaporkan Badan Narkotika Nasional (BNN), di tahun 2019 setidaknya ada 3,6 juta orang yang menggunakan narkoba. Tidak hanya di Indonesia, dunia juga mengalami persoalan yang sama.

"Laporan United Nation Office on Drugs and Crime (UNODC) dalam World Drug Report 2019 memperkirakan pada tahun 2017 terdapat 271 juta orang di dunia, di mana 5,5% dari populasi global berusia 15-64 tahun, telah menggunakan narkoba. Sementara 35 juta orang diperkirakan hingga kini masih menderita gangguan penggunaan narkoba," jelasnya.

Eks Ketua DPR RI 2014-2018 ini menaruh harapan besar kepada Ormas agar terus menerus mengingatkan generasi bangsa betapa bahayanya menggunakan narkoba. Bukan hanya masa depan si korban yang hilang, masa depan keluarga dan bangsa juga turut dipertaruhkan.

"Tak menutup kemungkinan, masuknya narkoba dari luar negeri yang diselundupkan melalui berbagai jalur ke Indonesia, merupakan invasi senyap dari berbagai pihak yang tak ingin melihat Indonesia maju menjadi kekuatan ekonomi, sosial, dan politik dunia," tutur Bamsoet.

Bagi Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini, Indonesia punya modal besar menjadi bangsa yang digdaya. Luas wilayah, besarnya jumlah penduduk, serta limpahan kekayaan alam menjadi penunjangnya. Oleh karena itu, jangan sampai generasi muda dirusak oleh narkoba.

(ega/ega)