Bareskrim Periksa 7 Saksi Terkait Limbah Radioaktif di Batan Indah

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 21 Feb 2020 11:10 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Argo Yuwono (Rahel-detikcom)
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono (Rahel/detikcom)
Tangerang -

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri turun tangan dalam perkara ditemukannya limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (Tangsel). Pihak kepolisian sudah memeriksa tujuh saksi terkait kasus tersebut.

"Ya kan sudah dibentuk tim ya dari Mabes Polri, dari Polda, dan dari Polres dan Polsek. Dan kita sudah meminta keterangan sekitar tujuh (saksi). Kemarin dari 12, kita undang ada tujuh yang hadir. Tentunya nanti kita masih akan meminta keterangan yang lain," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Desa Ketapang, Mauk, Tangerang, Banten, Jumat (21/2/2020).

Namun, Argo tidak menjelaskan lebih lanjut tentang kondisi pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian tidak menetapkan target dan berharap pemeriksaan dapat segera selesai.

"Nggak ada (target)-lah, secepatnya-cepatnya," ucap Argo.

Diberitakan sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri turun tangan dalam masalah ditemukannya limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (Tangsel). Bareskrim akan menyelidiki penyebab adanya zat berbahaya itu di permukiman warga.

"Penyelidikan dilaksanakan Bareskrim Polri," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo kepada detikcom, Minggu (16/2) malam.

Asal-usul limbah radioaktif di perumahan Batan Indah hingga kini belum terungkap. Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengaku ingin tahu siapa yang dengan sengaja membuang limbah tersebut.

"Serius banget, saya pengin tahu. Tapi kan mintanya ke polisi. 'Pak polisi minta supaya ini,' ini tuh bukan kesalahan Batan, tapi orang luar ngerta-nya (mengiranya) ini punya Batan," kata Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Heru Umbara di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Selasa (18/2).

Simak Video "Bersihkan Limbah Radioaktif, 275 Drum Dikumpulkan Petugas"

[Gambas:Video 20detik]




(azr/azr)