Round-Up

Jengkelnya Menteri Nadiem Dikaitkan Isu GoPay untuk SPP

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 21:44 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim mengaku jengkel karena dituding konflik kepentingan (conflict of interest) terkait bayar SPP menggunakan GoPay.
Ekspresi Jengkel Nadiem soal Bayar SPP Pakai GoPay (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim jengkel karena dikaitkan dengan isu pembayaran SPP melalui GoPay. Nadiem jengkel lantaran dituding akan ada conflict of interest atau konflik kepentingan dalam kebijakan itu.

Dugaan konflik kepentingan itu sebelumnya disampaikan anggota Komisi X DPR Andreas Hugo Pareira. Andreas meminta eks CEO Gojek itu menjelaskan kepada masyarakat soal pembayaran SPP lewat aplikasi besutan mantan perusahaan yang dikelola Nadiem.

"Persoalannya, apakah ini tidak menjadi conflict of interest dari menteri yang notabene adalah pemegang saham dari bisnis online tersebut? Saya kira pada aspek ini Mas Nadiem perlu menjelaskan kepada publik agar tidak menjadi isu dan polemik," kata Politikus PDIP itu dalam keterangan tertulis, Selasa (17/2/2020).

Mendapat tudingan itu, Nadiem pun meradang. Kejengkelan Nadiem itu disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2). Nadiem mulanya menjelaskan prinsip-prinsip dasarnya.

"Nomor satu adalah NKRI, nomor dua adalah Pancasila, dan nomor tiga adalah integritas. Itu adalah suatu hal yang selalu... saya nggak pernah meragukan diri saya, dan orang-orang tak pernah melakukan integritas saya," kata Nadiem di depan anggota Komisi X yang hadir dalam rapat.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3