Ini Alasan KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Dugaan Korupsi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 21:03 WIB
Penampakan Gedung Baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan
Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

KPK mengaku memperhatikan sejumlah pertimbangan dalam menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Pertimbangan tersebut antara lain lamanya waktu penyelidikan hingga tidak cukupnya bukti permulaan.

"Penghentian tersebut tentu dilakukan dengan sangat hati-hati dan bertanggung jawab," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (20/2/2020).

Ali menyebut sejumlah kasus yang dihentikan itu bahkan proses penyelidikannya sudah dimulai sejak 2011. Menurut Ali, lamanya waktu penyelidikan itu juga jadi pertimbangan KPK untuk menghentikan kasus-kasus tersebut.

"Sejumlah penyelidikan sudah dilakukan sejak 2011 (9 tahun), 2013, 2015, dan lain-lain," ujarnya.

Ali mengatakan pertimbangan selanjutnya ialah KPK tidak menemukan bukti permulaan yang cukup agar memenuhi unsur perbuatan tindak pidana korupsi dalam proses penyelidikan sehingga kasus itu tidak memenuhi syarat untuk dinaikkan dalam proses penyidikan.

"Selama proses penyelidikan dilakukan tidak terpenuhi syarat untuk ditingkatkan ke penyidikan, seperti bukti permulaan yang cukup, bukan tindak pidana korupsi dan alasan lain yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2