Argumen Balapan di Monas Agar Terkenal Dunia Akhirat

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 20:50 WIB
FIA Formula E resmi digelar di Jakarta 2020 mendatang
Foto: FIA Formula E
Jakarta -

Setelah diwarnai polemik soal lokasi, Pemprov DKI Jakarta akhirnya memutuskan balapan Formula E tetap digelar di Monumen Nasional (Monas). Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ikut berkomentar soal ini. Megawati mempertanyakan kenapa Formula E tetap digelar di ikon ibu kota tersebut.

Dalam pernyataannya kemarin, Mega menyebut apa alasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar balapan tersebut di Monas meski sudah tahu bahwa itu adalah cagar budaya.

"Nah, Gubernur DKI ini tahu apa tidak, kenapa sih kalau mau bikin Formula E itu, kenapa sih harus di situ (di Monas)? Kenapa sih nggak di tempat lain? Kan begitu, peraturan itu ya peraturan, kalian juga mesti tahu jangan sampai melanggar peraturan," ujar Megawati di kantor PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/2).

Lantas apa kata Pemprov DKI Jakarta?

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menyebut alasan Formula E digelar di Monas agar Indonesia terkenal, tak hanya di dunia.

"Kan kita ingin Indonesia ini dikenal ya di dunia dan akhirat. Ngapain tanggung-tanggung, terkenal di dunia, terkenal di dunia dan akhirat. Kan kita percaya setelah ada dunia, ada akhirat," ucap Saefullah kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Selain soal itu, Saefullah menyebut Monas adalah ikon Jakarta dan Indonesia. Jadi, semua orang, khususnya masyarakat internasional, akan tahu ada Monas di Jakarta dan Indonesia.

"Monas itu kan ikon nasional yang kebetulan ada di Jakarta. Jadi ikon Jakarta juga. Kita ingin ini pada waktunya nanti ya disorot oleh banyak kamera TV nasional dan internasional sehingga, oh ini ada ya, namanya Tugu Monas, Monumen Nasional, di Jakarta, Indonesia," kata Saefullah.

Selanjutnya
Halaman
1 2