Ini Alasan BPKP Tak Berikan Data Hasil Audit BJPS Kesehatan ke ICW

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 13:32 WIB
Sidang ajudikasi KIP atas laporan ICW terhadap BPKP. (Foto: Eva Safitri/detikcom)
Foto: Sidang ajudikasi KIP atas laporan ICW terhadap BPKP. (Foto: Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menjelaskan alasan tidak bisa memberikan hasil lengkap audit terkait BPJS Kesehatan yang diminta oleh Indonesia Corruption Watch (ICW). Sebab, pemberian data tersebut bukan kewenangan BPKP.

"Pertama mungkin yang ingin saya sampaikan kepada pemohon terkait untuk meminta laporan hasil audit BPJS secara lengkap, memang kembali pada prinsip kami bahwa kami tidak menguasai informasi yang diinginkan pemohon," kata Kasubbag Informasi Publik BPKP Ratna Wijihastuti, dalam sidang ajudikasi bersama ICW, di Kantor KIP, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Ratna mengatakan fungsi BPKP hanya melaksanakan pengawasan ketika adanya permintaan. Hasil audit BPJS Kesehatan itu, disebutnya, merupakan permintaan Kemenkeu, sehingga pihaknya tidak punya kuasa atas hasil audit tersebut.

"Karena sebagaimana sidang sebelumnya juga sudah disampaikan bahwa kita ini melaksanakan pengawasan audit itu berdasarkan permintaan dari kementerian keuangan," ujarnya.

"Ibarat kita pesan cincin ke pembuat emas, saya mau pinjam cincin orang lain yang juga memesan, saya pinjam dulu dong, itu kan bukan milik si pembuat, tapi itu milik dari si pemesan lain sehingga tidak bisa disampaikan oleh saya, yang bisa meminjamkan adalah si pemesan," lanjut Ratna.

Defisit BPJS Kesehatan Mencapai Triliunan, ICW Gugat BPKP:

Selanjutnya
Halaman
1 2