RI Kaji Evakuasi WNI dari Kapal Pesiar Jepang, Ada Opsi Observasi di Natuna

Andhika Prasetia - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 13:02 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy (Andhika Prasetia/detikcom)
Menko PMK Muhadjir Effendy (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas rencana evakuasi bagi WNI yang negatif virus Corona di kapal pesiar Diamond Princess yang berada di Jepang. Keputusan evakuasi akan diambil dalam waktu dekat.

"Kita sudah sampaikan opsi ke bapak presiden dan presiden akan mempertimbangkan 1-2 hari ini keputusan di tangan beliau, saya yakin presiden akan mempertimbangkan dengan jernih seperti pengalaman saat kita bimbang evakuasi dari Wuhan, beliaulah yang membuat keputusan terakhir," ujar Muhadjir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2020).

Saat ini, ada 74 dari 78 WNI yang negatif Corona. Namun, jika pun dievaluasi ke Indonesia, mereka tetap menjalani observasi.

"Sehat dalam tanda petik, artinya tetap harus ada observasi, bahkan mungkin akan beda perlakuannya dibanding Wuhan," ujar Muhadjir.

Muhadjir dan pejabat terkait sudah menyampaikan beberapa opsi lokasi observasi. Salah satunya di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

"Kemungkinan, tadi kami sudah mengajukan beberapa opsi kepada bapak presiden dan masih akan dipertimbangkan," kata Muhadjir saat ditanya soal kemungkinan memakai Natuna sebagai lokasi observasi.

Favilavir, Antivirus Pertama yang Disetujui Lawan Virus Corona Baru:

[Gambas:Video 20detik]

(dkp/zlf)