Megawati Pertanyakan Formula E di Monas, Gerindra: Cagar Budaya Hanya di Tugu

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 20 Feb 2020 12:40 WIB
Sirkuit Formula E
Sirkuit Formula E. (Foto: Dok. Formula E)
Jakarta -

Gerinda DKI Jakarta membela Gubernur Anies Baswedan terkait Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mempertanyakan Formula E digelar di Monas. Gerindra menilai yang perlu dilakukan hanya menjelaskan soal titik cagar budaya di kawasan Monas.

"Kalau pertanyakan kan bukan berarti menolak, tapi bertanya, ya dijelaskan," ucap Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, saat dihubungi, Kamis (20/2/2020).

Menurut Taufik, yang menjadi cagar budaya hanya bagian Tugu Monas. Sedangkan kawasan lainnya tak masuk cagar budaya.

"Kan tugunya (yang jadi cagar budaya). (kawasan) nggak, kalau kawasan semua cagar budaya, kenapa itu dibikin jalanan (di dalam kawasan)," kata Taufik.



Taufik pun membandingkan dengan revitalisasi yang dilakukan oleh Sutiyoso saat menjabat Gubernur DKI Jakarta. Jika memang seluruh kawasan adalah cagar budaya, menurut Taufik, Sutiyoso tidak bisa melakukan revitalisasi.

"Itu Pak Sutiyoso magar itu. Makanya tanya dulu, yang dimaksud cagar budaya di Monas itu di mana," kata Taufik.

Namun, Taufik menyebut tidak salah Megawati berkomentar soal Formula E di Monas. Jakarta disebut Taufik sebagai tempat semua orang.

"Boleh saja, Jakarta tempat semua tokoh. Sebagai warga Jakarta, berhak. Kan bukan menolak itu, mempertanyakan. Mempertahankan itu, maka perlu ada jawaban. Ada pertanyakan di Monas, maka dijawab dong," ucap Taufik.

Selanjutnya
Halaman
1 2