KKP-SKK Migas Beri Bantuan Kapal Ikan untuk Nelayan Donggala

Nurcholis Maarif - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 22:19 WIB
KKP
Foto: Dok. KKP
Jakarta -

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) bersama Satuan Kerja Khusus Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyerahkan 10 unit kapal perikanan berbobot 3 GT untuk nelayan Donggala.

Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama DJPT KKP dengan SKK Migas melalui mekanisme corporate social responsibility (CSR). Bantuan diserahterimakan oleh Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan KKP Goenaryo, Wakil Bupati Donggala Moh Yasin, serta Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Didik Sasono Setyadi secara simbolis.

Goenaryo mewakili Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M Zulficar Mochtar mengatakan bantuan kapal perikanan tersebut diberikan kepada nelayan terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Donggala yang terjadi pada September 2018.

"Proses pembangunan kapal perikanan bantuan untuk nelayan ini cukup panjang. Kami sangat mengapresiasi dukungan SKK Migas terhadap program ini dalam mewujudkan harapan nelayan untuk kembali beraktivitas menangkap ikan. Tentunya untuk mendukung perekonomian masyarakat setempat," ujar Goenaryo dalam keterangannya, Rabu (19/2/2020).

"Kolaborasi ini juga tidak berhenti sampai di sini, sehingga dapat dirasakan pula oleh nelayan di lokasi lainnya yang meliputi wilayah kerja SKK Migas," jelasnya.

Menurut Goenaryo, bantuan ini lengkap dengan mesin tempel dan alat penangkapan ikan jarring gillnet millennium yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah perairan setempat.

Menurut Goenaryo, kapal perikanan bantuan tersebut dilengkapi pula dengan dokumen kapal berupa persetujuan pengadaan kapal perikanan dan pas kecil sehingga nelayan dapat dengan aman melaut.

"Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat akan terus diintensifkan. Dengan adanya kelengkapan dokumen itu, nelayan bisa langsung menggunakan kapalnya untuk melakukan penangkapan ikan di laut," ujarnya.

Wakil Bupati Donggala Moh Yasin menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan sarana penangkapan tersebut kepada nelayan Donggala. Dia juga berpesan kepada nelayan agar kapal tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal.

"Kapal ini juga harus dirawat agar tahan lama dan tidak mudah rusak. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pusat akan terus dilakukan agar dapat memberikan pelatihan dan sosialisasi perawatan kapal, mesin, dan alat penangkapan ikannya," tutur Yasin.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Formalitas SKK Migas Didik Sasono Setyadi menjelaskan bantuan tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman KKP dengan SKK Migas tentang Sinergi Pembangunan Kelautan dan Perikanan dengan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

"Salah satu bentuk sinergitas ini adalah program CSR dengan memberikan bantuan kapal perikanan untuk nelayan. Tujuannya selain membantu nelayan terdampak bencana juga untuk mengembangkan kapasitas masyarakat kelautan dan perikanan. Kami harap bantuan ini dapat dikelola dengan baik untuk menumbuhkan geliat perekonomian nelayan Donggala," ujarnya.

(prf/ega)