Kasus Jiwasraya, Kejagung Akan Buka Blokir Rekening Efek yang Tak Terlibat

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 20:52 WIB
Stok Ilustrasi Kejagung
Gedung Kejagung (Dhani Irawan/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI akan membuka pemblokiran rekening efek terhadap 212 single investor identification (SID) yang tidak terlibat pada pusaran transaksi saham kasus Jiwasraya. Kejagung akan membuka rekening itu pekan depan.

"Jadi tentu secepatnya penyidik akan membuka setelah melakukan klarifikasi dan pencocokan dan kalau memang tidak terkait tentu akan segera dibuka. Mudah-mudahan Senin (24/2/2020) sudah mulai ada," kata Kepala Pusat Penerangan Kejagung Hari Setiyono kepada wartawan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (19/2).

Hari mengatakan para pemilik rekening sudah dikumpulkan sebanyak 200 orang. Pihaknya akan terus menerima pemilik rekening efek lainnya yang merasa keberatan terhadap pemblokiran efek sampai dengan Jumat (21/2).

"Sebelumnya, para pemilik itu sudah dikumpulkan di salah satu tempat hampir yang datang itu 200 orang. Kita batasi sampai hari Jumat besok siapa yang keberatan datang silakan ajukan hasil itu semua," kata Hari.

Hari menyebut, hingga kini, para pemilik rekening efek yang keberatan masih berdatangan ke Kejagung.

"Kemudian dilakukan pemanggilan, ternyata 60 orang yang datang. Nah, dari 60 itu setelah dilakukan klarifikasi terus dipanggil lagi sisanya 10 yang datang 2. Kemudian hari ini ada 9. Jadi jauh-jauh hari tim penyidik sudah buka ruang," kata Hari.

Selanjutnya
Halaman
1 2