Survei Kepuasan di Bawah 50%, Ma'ruf: Penilaian Tidak Cukup 100 Hari

Dwi Andayani - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 20:18 WIB
Wapres Maruf
Wapres Ma'ruf Amin (Lisye/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menanggapi hasil survei Indo Barometer terkait kepuasan publik terhadap kinerjanya. Ma'ruf mengatakan kinerjanya tak cukup hanya dinilai hanya dalam waktu 100 hari.

"Nyatanya kan nanti dinilai, nah tidak cukup hanya 100 hari," kata Ma'ruf di Universitas Mataram, Jl Majapahit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/2/2020).

Menurut dia, survei diambil berdasarkan pemberitaan media yang mengekspos berbagai kegiatan sehingga, menurutnya, penilaian tersebut bukan berdasarkan kinerja.

"Itu kan soal polling, jadi pendapat umum yang biasanya menyandarkan (mendasarkan) pada berita-berita yang diekspos, bukan pada kinerjanya. Bukan pada survei kinerjanya," kata Ma'ruf.

Sedangkan menurut Ma'ruf, tidak semua pekerjaan yang dilakukannya terekspos. Ma'ruf menyebut hal ini sebagai opini publik yang dilihat berdasarkan pemberitaan.

"Jadi mana yang terekspos banyak dan tidak semua pekerjaan menteri, wapres terekspos. Tidak semua terekspos. Jadi itu hanya baru opini publik hasil daripada berita-berita yang oleh media," tuturnya.

Simak Video "Tingkat Kepuasan Kinerja Ma'ruf Jauh Lebih Rendah dari Jokowi"

Selanjutnya
Halaman
1 2