Nasib Duit Raib Rp 2 M Tak Jelas, H Podda Berencana Ambil Jalur Hukum

Hasrul Nawir - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 18:47 WIB
Haji Podda (Hasrul Nawir/detikcom)
Haji Podda (Hasrul Nawir/detikcom)
Sidrap -

Haji Podda, nasabah Bank Mandiri yang kehilangan duit Rp 2 miliar di rekening istrinya bernama Gusnani, makin bingung. Dia mengaku kecewa atas penjelasan pihak bank.

Podda sempat melakukan pertemuan dengan pihak Bank Mandiri Region X Sulawesi dan Maluku di Kantor Bank Mandiri cabang Parepare, Selasa (18/2/2020) kemarin. Dia menilai belum ada solusi soal raibnya duit Rp 2 miliar dari rekening istrinya.

"Pihak bank bilang uang yang keluar atau ditarik lewat rekening istri saya transaksinya wajar, tidak ada masalah, mereka terkesan mau lepas tanggung jawab atas hilangnya uang di rekening," kata Podda saat ditemui detikcom di Sidrap, Rabu (19/2).

Podda mengatakan istrinya sempat menangis karena kehilangan uang tersebut. Namun Podda berusaha menguatkan hati sang istri.

Pengusaha asal Kelurahan Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap, ini mengaku kecewa atas penjelasan pihak bank. Dia mengatakan sudah menduduki dan menyegel kantor Mandiri Sidrap lima kali. Dia mengatakan, tiap pertemuan, penjelasan dari pihak bank selalu berbeda.

"Awalnya dia bilang diblokir BNN lah, kemudian beralasan kenapa saat hilang rekeningnya tidak dilaporkan, dan masih banyak alasan lain yang orang bank bilang," katanya.

Menurutnya, kasus raibnya uang milik istrinya sebenarnya kasus sederhana. Sebab, lanjutnya, kehilangan tersebut tidak ada kaitannya dengan pemblokiran oleh BNN.

"Sederhananya yang diblokir ini kan rekening saya, kok yang hilang adalah uang dalam rekening istri saya, dan saat itu tidak hanya saya yang jadi korban... ada 13 nasabah lain yang duitnya hilang di rekening," ujarnya.

"Saat Rosni dan Kepala Cabang saat itu ditangkap dan terbukti bersalah, uang mereka dikembalikan. Kenapa uang saya hilang dan bank tidak mau bertanggung jawab," imbuh Podda.

Podda mengaku tidak akan tinggal diam dengan perlakuan bank yang dinilainya semena-mena. Sebab, dia tidak mempunyai kejelasan soal nasib uang Rp 2 miliar milik istrinya yang hilang.

"Kalau tidak ada jalan, ya, saya akan laporkan ke polisi," tutupnya.

(jbr/jbr)