Polisi Duga Duit Nasabah di Sidrap Raib Rp 2 M Digelapkan Oknum Bank

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 15:36 WIB
Sejumlah warga menduduki kantor Bank Mandiri Sidrap. Mereka meminta uang nasabah yang hilang dikembalikan (Hasrul Nawir/detikcom)
Foto: Sejumlah warga menduduki kantor Bank Mandiri Sidrap. Mereka meminta uang nasabah yang hilang dikembalikan (Hasrul Nawir/detikcom)
Makassar -

Eks Kepala Cabang Bank Mandiri Sidrap, Andi Rachmat Samaiyo, ditetapkan sebagai tersangka karena memberikan akses pencatatan palsu dan pemindahbukuan dana nasabah yang digelapkan perempuan Rosni. Rosni sendiri disebut polisi sebagai pegawai asuransi Axa Mandiri di Sidrap.

"Itu (uang para nasabah) barangkali yang dipakai sama si Rosni," ujar Kasubdit II Fiskal Moneter dan Devisa (Fismondev) Ditreskrimsus Polda Sulsel AKBP Hamka saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/2/2020).

Hamka mengatakan Rosni adalah orang kepercayaan Andi Rachmat untuk mencari nasabah prioritas yang dananya bisa di atas Rp 1 miliar. Karena memiliki kepercayaan itulah Rosni dapat dengan mudah membuat kartu ATM dari rekening dari para nasabah yang berujung digelapkan.

"Terkait penggelapan dananya, nah itu pelakunya si Rosni. Dia kan orang dipercaya kepala cabang untuk mencari nasabah, jadi nasabah karena dia ini baik sopan, dia dipercaya mengurusi nasabah prioritas ini yang dananya ada di atas Rp 1 miliar," ujar Hamka.

Namun dalam penanganan kasus ini, kata Hamka, penyidik Polda Sulsel hanya menjerat sang kepala cabang dengan Undang-Undang Perbankan karena perbuatannya memberikan akses pencatatan palsu.

"Itu yang ilegal, makanya jadi tersangka dia," katanya.

Uang Miliaran Rupiah Raib, Nasabah Segel Kantor Unit Bank Mandiri:

Selanjutnya
Halaman
1 2