Draf RUU Ketahanan Keluarga: Cuti Melahirkan Jadi 6 Bulan!

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 11:49 WIB
ibu menyusui
Ilustrasi ibu menyusui saat bekerja (Foto: dok. iStock)
Jakarta -

Usul draf RUU tentang Ketahanan Keluarga akan segera dibahas di DPR. RUU ini mengatur hak cuti melahirkan dan hak anak untuk mendapatkan air susu ibu (ASI) eksklusif enam bulan.

Sebagaimana dikutip detikcom pada Rabu (19/2/2020), Pasal 29 ayat (1) mengamanatkan, pemerintah pusat hingga BUMN memberikan pegawainya hak cuti melahirkan selama enam bulan. Ibu menyusui juga berhak mendapatkan kesempatan untuk menyimpan air susu ibu perah (ASIP) saat bekerja.


Pasal 29
(1) Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Lembaga Negara, badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha milik daerah (BUMD) wajib memfasilitasi istri yang bekerja di instansi masing-masing untuk mendapatkan:
a. hak cuti melahirkan dan menyusui selama 6 (enam) bulan, tanpa kehilangan haknya atas upah atau gaji dan posisi pekerjaannya;
b. kesempatan untuk menyusui, menyiapkan, dan menyimpan air susu ibu perah (ASIP) selama waktu kerja;
c. fasilitas khusus untuk menyusui di tempat kerja dan di sarana umum; dan
d. fasilitas rumah Pengasuhan Anak yang aman dan nyaman di gedung tempat bekerja.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2