PAN: Cepat Susun RUU Boleh, Tapi Kekeliruan Salah Ketik Tak Dibenarkan

Indra Komara - detikNews
Rabu, 19 Feb 2020 09:24 WIB
Politikus PAN Saleh Daulay (Tsarina/detikcom)
Foto: Politikus PAN Saleh Daulay (detikcom)
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud Md menyebut kekeliruan salah ketik dalam redaksional RUU biasa terjadi. Wakil Ketua Fraksi PAN DPR Saleh Partaonan Daulay, menilai kekeliruan salah ketik tidak dibenarkan.

"Ke depan, persoalan salah ketik dan kekeliruan seperti diharapkan tidak terjadi lagi. Legal drafter pemerintah dan DPR harus menjadikan kasus ini sebagai pelajaran. Cepat boleh, tapi keliru itu mestinya tetap tidak dibenarkan," ujar Saleh kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).



Saleh mengatakan, kendala teknis salah ketik dalam draf RUU tidak semestinya terjadi. Pemerintah, menurut dia sedang cepat untuk mengesahkan RUU omnibus law Cipta Lapangan Kerja.

"Padahal, kalaupun masuk ke DPR, semua mekanisme pembahasan RUU tetap harus diikuti sebagaimana yang terdapat dalam aturan perundangan yang ada," jelas dia.

Tonton juga Di Omnibus Law Jokowi Bisa Ubah UU Pakai PP, DPR: Mungkin Salah Ketik :

Selanjutnya
Halaman
1 2 3