Bidang Konstruksi Harus Dibenahi

Amblesnya Tol Cipularang

Bidang Konstruksi Harus Dibenahi

- detikNews
Kamis, 01 Des 2005 20:13 WIB
Jakarta - Kejadian amblesnya ruas tol Cipularang menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam bidang konstruksi di Indonesia. Persoalan-persoalan tersebut meliputi proses tender yang tidak transparan, realisasi biaya yang tidak sesuai dengan anggaran, serta perencanaan yang asal-asalan."Bidang konstruksi kita harus dibenahi dan dijauhkan dari unsur KKN, agar kasus seperti amblesnya ruas tol Cipularang tidak terulang " kata anggota Komisi V dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Ir Abdul Hakim.Abdul Hakim, dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (1/12/2005), menyatakan mendukung langkah Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) untuk menginvestigasi kasus kegagalan konstruksi dalam proyek jalan tol Cipularang. Menurut Hakim, investigasi patut dilakukan karena kejadian amblesnya ruas tol Cipularang bukan yang pertama kali. Sejak diresmikan April 2005 lalu sudah dua kali ruas tol Cipularang ambles. Padahal masa layanan atau ketahanan suatu proyek konstruksi lazimnya 10 tahun. "Patut diteliti juga apakah ada kesalahan dalam perencanaan yang melanggar PP No.29 tahun 2000 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi," tandasnya.Hakim bersama anggota Komisi V dari F-PKS lainnya merekomendasikan pembentukan tim penilai ahli untuk menilai pihak-pihak yang bertanggung jawab atas masalah ini, serta memberikan solusi terhadap kegagalan konstruksi tersebut."Pihak-pihak yang terbukti bersalah, baik konsultan maupun kontraktor harus ditindak," tegas Abdul Hakim. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads