Menristek: Limbah Radioaktif Batan Indah Bukan karena Kebocoran di Puspiptek

Lukman Nurhadi Arunanta - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 14:43 WIB
Konpers Menristekdikti soal Radioaktif Perumahan Batan Indah
Konpers Menristekdikti soal Radioaktif Perumahan Batan Indah (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menjelaskan penyebab munculnya limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Bambang memastikan kemunculan limbah radioaktif itu bukan karena ada kebocoran di pusat penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi (Puspiptek).

"Pertama, yang kami tegaskan adalah bahwa kontaminasi bahan radioaktif ini tidak terjadi sebagai akibat dari fasilitas reaktor nuklir yang memang ada di kompleks Puspiptek Serpong, ya jadi ini sangat jelas bahwa penanganan kompleks berjalan dengan sangat baik. Kebocoran yang kemudian berimbas pada wilayah lain, apalagi wilayah ini cukup jauh dari kompleks reaktor, " ujar Bambang di Kantor BPPT II, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Bambang juga menegaskan pegawai dari Badan Tenaga Nuklir (Batan) yang bekerja di wilayah kompleks Perumahan Batan Indah dalam kondisi baik. Dia menjelaskan Batan pun sudah melakukan pengawasan hingga monitoring yang baik.

"Kemudian prosedur dari pegawai Batan yang bekerja di wilayah kompleks reaktor sudah terjaga dengan baik, sehingga potensi kebocoran yang kami katakan tadi tidak hanya kebocoran, dalam arti penyalahgunaan juga relatif sudah tidak mungkin karena proses pengawasan, pengecekan, dan monitoring reaktor sudah sangat baik ya," ucapnya.

Terakhir, Bambang juga menegaskan kejadian ini bukan akibat kebocoran ataupun gangguan fasilitas.

"Penegasan, jadi bukan karena kebocoran atau gangguan fasilitas reaktor karena mungkin banyak pihak yang belum paham mengenai wilayah Puspiptek Serpong dan Batan Indah ternyata bahwa ini barangkali sebagai akibat dari kebocoran, tapi jawaban yang pasti, tidak. Apalagi jarak yang memang tidak bisa dibilang dekat," ucapnya.

Simak Video "Berkurang Lagi, Paparan Unsur Radioaktif di Batan Indah Tinggal 10%"

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2