Finance Housing BSD Dipanggil KPK Terkait Kasus Eks Bupati Mojokerto

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 18 Feb 2020 10:41 WIB
Gedung KPK
Dokumentasi Gedung Merah Putih KPK (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

KPK memanggil Finance Housing PT Bumi Serpong Damai, Evi Widjaja, terkait kasus dugaan pencucian uang. Evi diperiksa sebagai saksi untuk tersangka eks Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa.

"Sebagai saksi untuk tersangka MKP (Mustofa Kamal Pasa)," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).

Identitas Evi disebutkan dalam jadwal pemeriksaan KPK sebagai Finance Housing PT Bumi Serpong Damai (BSD). Selain Evi, KPK memanggil seorang saksi dari pihak swasta, Denny Ponomban. Denny juga diperiksa sebagai saksi untuk Mustofa.

Dalam kasus ini, MKP diduga menyimpan secara tunai atau sebagian ke rekening bank miliknya atau perusahaan milik keluarganya, Musika Group, yaitu CV Musika, PT Sirkah Purbantara, dan PT Jisoelman Putra Bangsa. Modus yang digunakan adalah utang bahan atau beton.

MKP juga diduga menempatkan, menyimpan, dan membelanjakan hasil penerimaan gratifikasi berupa uang tunai sebesar Rp 4,2 miliar, kendaraan roda empat sebanyak 30 unit atas nama pihak lain, kendaraan roda dua sebanyak 2 unit atas nama pihak lain, dan jetski sebanyak 5 unit. Dia disangka melanggar Pasal 3 dan/atau Pasal 4 UU Pencegahan dan Pemberantasan TPPU. KPK juga telah menyita sejumlah aset dan dokumen milik MKP.

Selain TPPU, MKP dijerat dengan sangkaan gratifikasi terkait proyek-proyek di lingkungan Pemkab Mojokerto bersama-sama Zaenal Abidin, Kepala Dinas PUPR Pemkab Mojokerto periode 2010-2015. Salah satunya proyek pembangunan jalan pada 2015. Saat ditetapkan sebagai tersangka, KPK menduga gratifikasi yang diterima keduanya Rp 3,7 miliar. Dalam proses penyidikan, jumlah gratifikasi yang ditemukan bertambah hingga mencapai Rp 34 miliar.

Tonton juga Eks Direktur PT INTI Dituntut 3 Tahun Penjara :

[Gambas:Video 20detik]

(abw/dhn)