Bapeten Duga Limbah Radioaktif dari Industri: Ini Pasti Bukan Perorangan

ADVERTISEMENT

Bapeten Duga Limbah Radioaktif dari Industri: Ini Pasti Bukan Perorangan

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 18:59 WIB
Lokasi paparan radioaktif di Batan Indah, Tangsel. (Foto: Rolando/detikcom)
Foto: Rolando/detikcom
Jakarta -

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengatakan limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), berasal dari suatu industri. Bapeten memastikan zat radioaktif itu bukan dari perorangan.

"Karena ini kan memang yang pakai pasti perusahaan. Bukan perorangan. Artinya nggak mungkin perorangan pakai (zat radioaktif yang mengandung) Cs 137," kata Kepala Biro Hukum Kerja Sama dan Komunikasi Publik Bapeten, Indra Gunawan, di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Senin (17/2/2020).

Indra mengatakan perusahaan yang membuang limbah radioaktif secara sembarangan bisa dijerat hukum pidana. Hukuman pidananya, sambung dia, bervariasi.

"Jadi seseorang yang membuang radioaktif tingkat rendah, sedang, atau tinggi, di regulasi UU No 10 Tahun 1997 tentang tenaga nuklir itu, itu diancam suatu pidana," ucap dia.

Diketahui, sanksi itu ada di UU Nomor 10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran Pasal 44 ayat 1-3. Berikut ini isinya:

Pasal 44

(1) Barangsiapa melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (2) untuk penghasil limbah radioaktif tingkat tinggi dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyak Rp.300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).

(2) Barangsiapa melakukan perbuatan yang bertentangan dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 24 ayat (1) untuk penghasil limbah radioaktif tingkat rendah dan tingkat sedang dipidana dengan pidana denda paling banyak Rp. 100.000.000,00 (seratus juta rupiah).

(3) Dalam hal tidak mampu membayar denda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), terpidana dipidana dengan kurungan paling lama 1 (satu) tahun.

(zap/zap)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT