Ratusan Nelayan Lampung Ikut Pelatihan Keselamatan Berlayar

Reyhan Diandri Ghivarianto - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 18:02 WIB
Kemenhub
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta -

Sebanyak 312 nelayan di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Lampung (LPMP) mengikuti pendidikan dan pelatihan keselamatan berlayar dari Kementerian Perhubungan. Kegiatan tersebut bertujuan agar masyarakat lebih paham mengenai keselamatan dan meningkatkan keterampilan dalam melakukan pelayaran dengan Kapal Layar Motor (KLM).

"Hari ini pada gelombang pertama kami mendiklatkan sebanyak 312 peserta pelatihan, dan sisanya minggu depan pada gelombang kedua. Diharapkan target jumlah peserta dapat selesai dalam semester I ini, namun kami tetap membuka pendaftaran kepada masyarakat, jika memang diperlukan dan jumlah peminatnya banyak, tak tertutup kemungkinan kami akan menambah kuota jumlah peserta pelatihan" ujar Kepala KSOP Kelas I Panjang Andi Hartono dalam keterangan tertulis, Senin (17/2/2020).

"Yang utama nelayan harus mampu menyelamatkan diri sebelum orang lain, untuk itu selama tiga hari ke depan kita bekali nelayan dengan pelatihan basic safety," imbuhnya.

Andi juga menegaskan, dalam pelatihan ini masyarakat yang ikut harus serius berlatih agar diklat bisa dimanfaatkan untuk menambah ilmu dan pengetahuan dalam melaut.

"Pahami apa yang diberikan instruktur dan pelatih selama pelatihan berlangsung, semoga ilmu yang diperoleh dalam pelatihan ini bermanfaat dan memberikan nilai tambah serta meningkatkan kualitas dan taraf hidup serta kesejahteraan," ujar Andi

"Tentunya semua dilaksanakan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun," imbuhnya.

Andi berharap para nelayan bisa menjadi bagian dari mitra insan maritim untuk terlibat menjaga wilayah laut Indonesia, khususnya Provinsi Lampung.

"Keselamatan nelayan, tambahnya, perlu ditingkatkan karena menyangkut kelangsungan hidup dan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan nelayan," tutur Andi.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan ia mengapresiasi dan sangat mendukung adanya kegiatan ini.

Masyarakat Lampung diharapkan lebih berdaya saing, terutama dengan meningkatnya potensi wisata di Provinsi Lampung yang otomatis membutuhkan tenaga yang professional guna mendukung program Nelayan Lampung Berjaya

Jumlah target dari peserta Diklat pada 2020 adalah 1.000 peserta. Untuk awal bulan Februari ini, sudah ada 588 peserta yang terbagi dalam dua gelombang, yaitu gelombang I pada 17-18 Februari 2020 dan gelombang II pada 24-28 Februari 2020.

Setelah pelatihan dilakukan, para peserta juga akan mendapatkan Surat Keterangan Kecakapan Berlayar Sejauh 30 Mil (SKK 30 Mil), sebagai tanda bahwa nelayan tersebut sudah dapat melaut dengan baik.

(prf/ega)