Bupati Gowa Godok Aturan Parkir Liar di Trotoar, Pelanggar Akan Ditilang

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 17 Feb 2020 14:25 WIB
Bupati Gowa godok aturan larangan parkir liar (dok. Istimewa)
Foto: Bupati Gowa godok aturan larangan parkir liar (dok. Istimewa)
Gowa -

Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan tengah menggandeng pihak kepolisian dan kejaksaan untuk menggodok aturan larangan parkir liar di trotoar jalan. Warga yang parkir liar di trotoar akan disanksi tegas, salah satunya ditilang.

"Sekarang saya lagi kaji bersama Pak Kapolres dan Pak Kajari untuk kita buat aturannya, kalau ada yang masih (parkir di trotoar), setelah ditegur beberapa kali, dikasih surat teguran secara resmi tapi masih saja parkir di atas pedestrian kita akan kasih sanksi," kata Adnan kepada detikcom, Senin (17/2/2020).

Adnan menegaskan aturan yang tengah disusun akan memberi sanksi berat bagi pengendara dan juru parkir liar.

"Yang pertama kendaraannya bisa ditilang. Kita akan kasih dia teguran keras, bahkan mungkin kita tidak perpanjang izin (kendaraan)-nya kalau diperlukan. Supaya ini juga menjadi pembelajaran bagi yang lain," tegasnya.

Diketahui, pada 2019 lalu Adnan baru saja mempercantik sejumlah ruas jalan di Kota Sungguminasa Gowa dengan membangun dan mempercantik trotoar untuk pejalan kaki. Namun Adnan menyayangkan masih banyak warga memarkirkan kendaraannya di atas trotoar.

"Saya biasa kalau lewat langsung menegur sendiri orang-orang yang parkir di atas pedestrian itu. Nah sekarang saya perkuat Satpol PP dengan diberikan motor dan mobil patroli untuk dia melakukan patroli 3 kali dalam sehari, menegur dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak parkir di atas pedestrian," ujarnya.

Selain itu, aturan yang tengah digodok Adnan akan mewajibkan para pemilik ruko untuk ikut melarang warga parkir di trotoar depan ruko miliknya.

"Dalam aturan yang sementara kita kaji itu juga termasuk di dalamnya yang mau kita libatkan, bahwa dia sebagai pemilik toko dan pemilik rumah makan wajib menjaga pedestrian yang ada di depannya dengan cara menegur ketika ada pengunjungnya yang ada dan parkir di atas pedestrian. Jadi dia tidak boleh cuek," jelasnya.

Adnan Minta Kadis PU Bawa ke Ranah Hukum Perusak Trotoar

Beberapa waktu lalu trotoar yang baru saja selesai dibangun oleh Pemkab Gowa dirusak oleh oknum warga karena trotoar menghalangi pagar rumahnya. Atas peristiwa itu, Adnan meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum untuk melaporkan warga tersebut jika tidak memperbaiki kembali trotoar yang dirusak.

"Pagarnya itu kan dia sendiri yang salah bangun pagarnya seperti itu, kalau misalnya saya mau keras ke dia, saya berpatokan pada aturan jalan saja, sesuai dengan aturan jalan dia harus mundur. Maka saya kasih tahu ke Kadis PU, kalau dia tidak mau perbaiki kembali proses hukum. Akhirnya dia perbaiki," kata Adnan.

Adnan menjelaskan, pihaknya membangun trotoar di Kota Sungguminasa juga untuk menertibkan bangunan liar yang menghambat saluran air.

"Bayangkan dia membangun di atas saluran, betonnya sampai ke saluran sehingga itu lah yang membuat sumbatan dan banjir di mana-mana," paparnya.

Untuk mempercantik trotoar yang baru selesai dibangun di Kota Sungguminasa, Adnan juga tengah berkoordinasi dengan PLN untuk memindahkan tiang yang berada di atas trotoar.

"Kendalanya (mempercantik trotoar) tinggal 1, adalah bagaimana memindahkan tiang-tiang dan kabel-kabel supaya bisa lebih cantik dan bagus kelihatannya. Bahkan Pemda siap untuk menghibahkan anggaran untuk pemindahan itu kalau memang PLN tidak memiliki anggaran untuk memindahkan tiang listrik itu," paparnya.

(nvl/jbr)