DPRD DKI Tolak Biaya Pemindahan Bendera Pusaka Rp 3 M

DPRD DKI Tolak Biaya Pemindahan Bendera Pusaka Rp 3 M

- detikNews
Kamis, 01 Des 2005 14:01 WIB
Jakarta - DPRD DKI Jakarta menolak rencana pemindahan bendera pusaka Sang Saka Merah Putih dari Istana Merdeka ke Monumen Nasional (Monas) dengan biaya Rp 3 miliar. Alasannya, biaya pemindahan sebesar Rp 3 miliar dari APBD DKI itu terlalu besar.Penolakan ini disampaikan Ketua Komisi E DPRD DKI -- komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat, Dani Anwar, di sela-sela kunjungan kerja di Monas, Jakarta, Kamis (1/12/2005). "Kalau biayanya dari APBD DKI, Komisi E berkeberatan," katanya.Menurut Dani, lebih baik dana sebesar Rp3 miliar tersebut digunakan untuk kepentingan menyejahterakan rakyat.Pendapat senada disampaikan anggota Komisi Richard G. Tulis. Richard meminta bendera pusaka tetap disimpan di Istana bila biaya pemindahannya menelan dana hingga Rp 3 miliar.Kepala Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Aurora Tambunan, yang mendampingi anggota Komisi E DPRD DKI dalam kunjungan kerja ke Monas, menjelaskan biaya pemindahan besar karena penyimpanan bendera pusaka di Monas menggunakan prinsip-prinsip konservasi modern.Bendera pusaka, jelas Aurora, akan dibentangkan di kotak kaca khusus. Tujuannya adalah agar umur bendera pusaka bisa lebih panjang. Cara penyimpanan seperti ini lebih baik dari cara biasa, misal digulung atau dilipat."Kalau dari segi biaya memang mahal. Tapi agar bendera pusaka umurnya lebih panjang dan awet, berdasarkan prinsip konservasi lebih baik dibentangkan," jelas Aurora yang optimistis pada akhirnya DPRD akan menyetujui anggaran yang diajukannya.Rencana Sejak 2003Pemindahan bendera pusaka sudah direncanakan sejak 2003. Waktu itu, anggaran yang diajukan malah lebih besar yakni Rp 3,5 miliar. Kemudian, anggaran sempat membengkak menjadi Rp 8 miliar, tapi akhirnya direvisi menjadi Rp 3 miliar.Rencana ini bergulir kembali pada Juni 2005 lalu. Saat itu, dalam kunjungan tidak resmi ke Monas,Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan persetujuannya agar bendera pusaka dipindahkan ke Monas.Sesuai dengan rencana ini, Presiden SBY mengusulkan agar upacara Hari Ulang Tahun (HUT) RI mulai 17 Agustus 2006 digelar di Monas, tidak lagi di Istana Merdeka. Ini agar bendera pusaka karya Ibu Fatmawati ini tidak perlu digotong ke sana ke mari untuk kepentingan upacara. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads