MAN I Balikpapan Juarai Lomba Karya Ilmiah Inovasi Energi Pertamina

Akfa Nasrulhak - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 22:46 WIB
Pertamina
Foto: Pertamina
Jakarta -

Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Balikpapan berhasil memboyong juara pertama kompetisi Young Innovation Project (YIP) saat final bersama empat finalis lainnya di Kantor Besar Refinery Unit V Balikpapan. Mereka berhasil jadi juara berkat karya ilmiah mengenai pengembangan dan pemanfaatan potensi biomassa secara efisien di lingkungan sekolah.

Young Innovation Project (YIP) ini merupakan kompetisi karya tulis ilmiah dengan fokus pada isu teknologi energi baru dan terbarukan yang menyasar pada pelajar SMA/SMK/MAN Kota Balikpapan yang telah mengikuti kegiatan sosialisasi energi baru dan terbarukan pada 2018 yang dikemas dalam kegiatan Eco Camp.

Region Manager Com, Rel & CSR Pertamina MOR VI Kalimantan, Roberth Marchelino Verieza menyatakan kompetisi YIP adalah bentuk nyata dan komitmen Pertamina RU V peduli akan melimpahnya ide-ide segar yang ada di generasi muda. Program YIP adalah salah satu program CSR Pertamina RU V dalam bidang pendidikan.

"Pertamina sebagai perusahaan di bidang energi juga sangat concern terhadap energi alternatif atau yang biasa disebut energi baru terbarukan. Saat ini Pertamina pun telah mengembangkan energi selain fosil dan melalui ide-ide segar dari adik-adik SMA ini akan membiasakan mereka untuk berinovasi dan dapat mengaplikasikan keilmuannya untuk kebutuhan sehari-hari," ujar Roberth, dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/2/2020).

Selain dari mengasah kemampuan berpikir para peserta, lanjut Roberth, kegiatan ini juga mendukung dan memperkaya penelitian mengenai energi alternatif. Berangkat dari kondisi sumber daya alam yang semakin lama semakin terbatas, hal ini jelas berpengaruh pada terbatasnya sumber energi yang ada. Energi alternatif merupakan solusi jitu untuk menyeimbangkan kebutuhan energi yang ada.

Adapun para finalis lain, di antaranya SMK Kartika V-I Balikpapan menduduki Juara II dengan membawa topik alat pengganti genset sederhana portable dengan solar cell dan charger. Selain itu ada pula finalis dari SMA Negeri 1 Balikpapan, SMA Negeri 2 Balikpapan, dan SMA Negeri 3 Balikpapan.

Para finalis telah melalui tahapan seleksi sebelumnya pada 2019 dengan peserta sebanyak 12 sekolah di Kota Balikpapan dan pada tahap final ini. Para peserta mempresentasikan ide dan gagasannya di hadapan juri yang berasal dari perwakilan Pertamina dan pihak akademisi dalam hal ini. dosen Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Kantor Besar RU V Balikpapan.

Para pemenang mendapatkan total hadiah Rp 26 juta untuk pemenang pertama (20 juta dana realisasi dan 6 juta uang pembinaan), sedangkan untuk juara II mendapatkan total nilai hadiah Rp 24 juta (20 juta dana realisasi dan 4 juta uang pembinaan). Pemenang wajib merealisasikan karya ilmiah dengan dana yang sudah diberikan dan Pertamina bekerjasama dengan Institut Teknologi Kalimantan akan melakukan monitoring dan evaluasi guna proyek dari masing-masing peserta dapat terlaksana secara optimal.

"Harapannya, kegiatan ini dapat terlaksana lagi di tahun ini dan terbuka untuk lebih banyak sekolah, karena kompetisi ini sangat bagus dan memicu anak didik kami untuk berpikir ilmiah dan kritis, tentunya untuk manfaat bersama," ujar guru pendamping SMK Kartika V-I Balikpapan.

(akn/ega)