Warga Minta Bapeten Usut Pemilik Sisa Limbah Radioaktif di Batan Indah

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 19:16 WIB
Tim Teknisi Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) dari Korps Brimob Polri diterjunkan ke lokasi yang terpapar radioaktif di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (15/2/2020). Tim KBR mengecek di titik paparan radioaktif.
Personel Tim Teknisi Kimia, Biologi, Radioaktif Brimob Polri di lokasi penemuan limbah radioaktif di Tangsel. (Grandyos Zafna/detikcom)
Tangerang Selatan -

Seorang warga Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Muchlis Ahadi, menduga limbah radioaktif yang ditemukan di sekitar tempat tinggalnya berasal industri kimia. Muchlis meminta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mengusut pemilik limbah radioaktif tersebut.

"Yang punya industri, yang punya bahan cairan, itu pasti, itu untuk gauging (mengukur) pengukur permukaan. Dari industri, industri kimia. Dia biasanya punya menara penyimpan bahan kimia di atas untuk ngecek bahan itu kimia sudah tinggi atau sudah rendah," kata Muchlis di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Sabtu (15/2/2020).


Muchli mengatakan sisa limbah radioaktif tersebut masih cukup aman untuk kesehatan. Namun ia mempertanyakan mengapa sisa limbah radioaktif itu bisa berada di lingkungan rumahnya.

"Itu bagi kita ndak apa-apa (untuk) kesehatan. Tapi aspek legal, kenapa sumber itu kok bisa di situ?" ujar Muchlis.


Menurut warga yang juga peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) itu, sisa limbah radioaktif tidak boleh dibuang di sembarang tempat. Semestinya, sebut Muchlis, limbah radioaktif itu disimpan di Batan.

"Jadi itu sebenarnya sumber bekas harus disimpan, dititipkan, di Batan. Sumber bekas itu tak boleh dibuang sembarangan, harus dibuang ke Batan," sebutnya.

Simak Video "Bapeten Sebut Sumber Radioaktif di Batan Indah dari Sisa Limbah"

Selanjutnya
Halaman
1 2