Bapeten Masih Selidiki Asal Muasal Sisa Limbah Radioaktif di Tangsel

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 14:06 WIB
Wilayah Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel) ditemukan paparan radioaktif, Sabtu (15/2/2020). Kondisi di titik paparan radioaktif masih dibatasi menggunakan garis perimeter.
Garis polisi dipasang di lokasi yang terpapar radioaktif. (Grandyos Zafna/detikcom)
Tangerang Selatan -

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) masih menyelidiki asal muasal sisa limbah radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Sisa limbah tersebut mengandung unsur sesium.

"Yang berikutnya adalah itu sumber dari mana? Nah, ini yang harus kita selidiki karena melihat dari jenis sumbernya yang kita temukan di beberapa titik itu, kita analisis, itu memang sumber sesium," kata Sekretaris Utama (Sestama) Bapeten Hendrianto Hadi Tjahyanto di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Sabtu (15/2/2020).

Menurut Hadi, sesium banyak digunakan di berbagai bidang. Dia mengatakan sesium biasa digunakan dalam bidang industri hingga medis.

"Sumber sesium itu banyak sekali yang pakai, karena kan di Indonesia ini kan penggunaan atau pemanfaatan tenaga nuklir itu luas sekali. Ada di bidang industri, bidang medis, bidang penelitian," ujar Hadi.

Hadi menuturkan, Bapeten masih menginvestigasi asal sesium tersebut. Menurutnya, butuh waktu untuk mengetahui asal sesium tersebut.

"Dari sumber yang kita peroleh kemarin akan kita analisis kurang-lebih itu semacam kayak forensik gitu. Nah ini kelihatannya dari mana asalnya. Itu proses perlu waktu untuk melakukan investigasi tersebut," tutur Hadi.

"(Berapa lama hasil investigasi) kita harus melihat seberapa cepat kita bisa melihat hasil forensik tersebut. Karena kita punya data-data sumber yang ada Indonesia, Bapeten memiliki itu," tambhanya.

Untuk mengungkap asal sesium dari sisa limbah tersebut, Bapeten bekerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan). Hadi mengatakan Bapeten memiliki data sumber radioaktif dan akan mengecek data tersebut.

"Oleh karena itu, ini kerja sama antara Bapeten dan Batan. Batan memiliki fasilitas laboratorium lengkap untuk melihat apa itu sumbernya dan dari mana. Sedangkan kami di Bapeten punya data-data sumber, nah ini akan kita cross-check di situ akan kita lihat dari mana indikasi asal dari sumber tersebut," imbuhnya.

Tonton juga Kondisi Lokasi di Tangsel yang Terpapar Radioaktif :

[Gambas:Video 20detik]

(rfs/jbr)