Ditahan di Kasus Narkoba, Lucinta Luna Siap Hadapi Proses Hukum

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 10:44 WIB
Lucinta Luna (Mei Amelia R/detikcom)
Foto: Lucinta Luna (Mei Amelia R/detikcom)
Jakarta -

Lucinta Luna menjadi tersangka dan ditahan di kasus penyalahgunaan narkoba. Lucinta Luna mengaku sudah siap menghadapi proses hukum yang berlaku.

"Ya saya siap apapun itu, karena negara Indonesia ini hukum tetap ditegakkan," kata Lucinta Luna dalam wawancara eksklusif dengan detikcom, Jumat (14/2/2020).

Lucinta Luna kooperatif dengan aparat polisi dalam menuntaskan kasus ini. Lucinta Luna siap menjalani hukuman atas konsekuensi perbuatan yang dia lakukan.

"Saya tahu ini adalah hukum negara, jadi saya kooperatif apa yang salah sama saya, itu hukuman yang akan saya laksanakan," tuturnya.

Transgender yang terlahir dengan nama Muhammad Fatah ini mengambil hikmah dari kasus ini. Ia pun berterima kasih kepada polisi yang menangkapnya.

"Di sini saya jadi tahu bagaimana menghargai hidup, bagaimana hidup sehat," katanya.

Lucinta mengaku menyesali perbuatannya. Dia juga kembali menyampaikan permintaan maaf kepada semua.

"Saya menyesalinya dan saya mohon maaf untuk semua teman-teman, keluargaku, manajemenku dan teman-teman artisku. Aku cuma pengen istirahat dulu sejenak," katanya.

Lucinta Luna mendapat dukungan dari orang-orang tersayang di sekelilingnya. Anak ke-8 dari 9 bersaudara ini juga mendapat dukungan morel dari keluarganya.

"Sangat men-support aku, kayak tadi makanya datang ngebesuk, 'apapun itu ini sudah kehendak Allah, kamu harus belajar, menyesalinya, jadi orang yang baik'," tutur Lucinta.

Lucinta Luna ditangkap polisi di apartemennya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan pada Selasa (11/2) dini hari. Saat itu Lucinta Luna baru pulang liburan dari Bali.

Sejumlah polisi kemudian datang dan menggeledahnya. Dari hasil penggeledahan itu, polisi menemukan barang bukti 2 butir ekstasi, riklona, dan tramadol.

Lucinta Luna mengaku tidak memiliki ekstasi itu. Saat ini, dia telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

(mei/jbr)