12 Jenazah Korban Heli MI-17 Berhasil Dievakuasi

Saiman - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 09:21 WIB
Evakuasi helikopter MI-17 (Foto: Saiman/detikcom)
Evakuasi helikopter MI-17 (Foto: Saiman/detikcom)
Timika -

TNI telah akhirnya berhasil mengevakuasi 12 jenazah korban kecelakaan helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Oksibil, Papua. Ke-12 jenazah saat ini sudah dibawa ke Jayapura.

"Jenazah sudah diterbangkan ke Jayapura," kata Wakapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Dax Sianturi kepada wartawan, Sabtu (15/2/2020).

Proses evakuasi hari ini dilakukan sekitar pukul 06.00 WIT. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan 2 unit heli Penerbad dan 1 unit heli PT Intan Angkasa. Ke-12 jenazah, kata Sianturi, sudah tiba di Jayapura pada pukul 10.00 WIT.

Sementara, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, bersyukur korban dan helikopter MI-17 sudah ditemukan. Dia pun mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI dalam proses penemuan dan evakuasi jenazah para korban penumpang Heli MI 17 Penerbad No Reg HA 5138.

"Hari ini kita patut bersyukur atas ditemukannya 12 jenazah korban Heli MI 17 yang dinyatakan hilang sejak Juni tahun lalu," kata Herman.

"Sebagai pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih, saya mengucapkan terimakasih dan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Bupati Pegunungan Bintang, bapak Costan Oktemka, beserta jajaran pemerintah daerahnya. Terimakasih juga kepada para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama Kab. Pegunungan Bintang pada umumnya dan masyarakat Distrik Oksop pada khususnya, yang telah membantu kami sejak awal pencarian sampai ditemukannya jenazah korban hari ini. Tidak lupa terimakasih saya sampaikan kepada PT Demonim Air dan PT Intan Angkasa yang telah mengerahkan heli beserta crew-nya untuk mendukung proses pencarian maupun evakuasi korban hingga sekarang," imbuh dia.

Secara khusus, Herman juga menyatakan rasa bangga dan hormat kepada para prajurit TNI dan Polri. Menurutnya, para prajurit tersebut telah bekerja keras tanpa mengenal lelah untuk merencanakan, mempersiapkan dan melaksanakan proses SAR dan evakuasi di medan yang sangat ekstrem.

"Mengingat medan yang demikian sulit, apa yang para prajurit lakukan bukanlah hal yang mudah, bahkan sesungguhnya tugas ini sangat beresiko tinggi terhadap keselamatan diri mereka. Saya sangat bangga dengan dedikasi yang telah ditunjukkan baik prajurit TNI maupun Polri yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi ini," pungkas Herman.

Tonton juga Detik-detik Helikopter Ditembak Jatuh Pemberontak Suriah :

[Gambas:Video 20detik]

(mae/dnu)