Paparan Radioaktif di Batan Indah Tangsel Bisa Bikin Mandul dan Kanker

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Sabtu, 15 Feb 2020 07:53 WIB
Bicara kecelakaan nuklir banyak orang teringat dengan peristiwa Chernobyl. Namun, ada sejumlah kecelakaan nuklir lain yang disebut terparah dalam sejarah.
Foto: Dok. Reuters
Jakarta -

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menemukan paparan radioaktif di area di Perumahan Batan Indah, Tangerang Selatan (Tangsel). Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten), Indra Gunawan mengatakan paparan berlebihan radioaktif sangat berbahaya untuk kesehatan manusia.

"Secara umum paparan radiasi berlebihan itu secara umum itu, kan sifatnya yang karsinogenik, artinnya menyebabkan kanker, kemudian yang paling populer dia menyebabkan infertilitas atau kemandulan kepada orang, kalau untuk yang laki-laki kemudian perubahan kromosom," kata Indra kepada detikcom, Jumat (14/2/2020) malam.



Indra mengatakan paparan radiasi yang membahayakan kesehatan itu tak mudah diketahui. Selain itu, dampak terhadap kesehatan juga baru diketahui dan terasa setelah sekian lama terapapar.

"Cuma kan efeknya sifatnya tidak spontan, itu yang malah jadi bahaya karena aware kita terhadap radiasi, beda dengan terbakar, dia tidak berbau, tidak berasa, membuat kita tidak bisa deteksi ada paparan radiasi berlebihan di seitar kita kecuali menggunakan alat," ungkapnya.

Sebelumya, Bapeten melakukan uji fungsi pemantau radioaktivitas lingkungan bergerak (Mobil RDMS-MONA) dengan memantau radioaktivitas lingkungan di area Jabodetabek. Pada Januari 2020, BAPETEN melakukan uji fungsi dengan target area meliputi wilayah Pamulang, Perumahan Dinas Puspiptek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong.

Selanjutnya
Halaman
1 2