Ada WNA yang Ikut Tertangkap di Kasus Kawin Kontrak Bogor, Polri: Kita Proses

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 19:51 WIB
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Brigjen Ferdy Sambo.
Brigjen Ferdy Sambo (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Komplotan bisnis prostitusi berkedok kawin kontrak di Puncak, Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi. Salah satu pelaku yang ditangkap adalah seorang warga negara asing (WNA).

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo mengatakan Almasod Abdulalziz Alim alias Ali adalah WNA yang ditangkap polisi karena kedapatan sedang 'bermain' dengan wanita yang dipesan dari sindikat ini. Ferdy mengklaim Almasod adalah WNA pertama yang ditangkap polisi dari kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini.

"Iya (pertama kali). Kita tahan, diproses. Harus kita coba dan sudah koordinasi dengan jaksa. Ini bisa diproses (WNA) (pakai) Pasal 55 (ikut serta). Tanpa mereka transaksi tidak jadi kan (ditahan)," kata Ferdy di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2020).


"Kalau di polres lain belum sampai ke situ. Masa warga negara kita saja yang korban diproses. Bagaimana dengan pengguna-pengguna ini," lanjutnya.

Ferdy menjelaskan Almasod dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 dan 2 juncto Pasal 55 UU No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Almasod, lanjutnya, adalah seorang pelanggan.

"Tertangkap tangan kan (Almasod) di hotel sama perempuan itu. Booking pertama di Puncak. Mau booking kembali diikuti. Begitu di hotel, digerebek," jelasnya.

Tonton juga Mucikari Kasus Kawin Kontrak di Puncak Bogor Punya Puluhan PSK :

Selanjutnya
Halaman
1 2