Klinik Aborsi 903 Janin di Jakpus Raup Rp 5,5 M, Jaringan Bidan-Dokter Diusut

Matius Alfons - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 16:26 WIB
Polda Metro Jaya membingkar praktik aborsi di klinik ilegal di Senen, Jakarta Pusat. (Alfons-detikcom)
Foto: Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi di klinik ilegal di Senen, Jakarta Pusat. (Alfons-detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi di sebuah klinik ilegal bernama Paseban di Jakarta Pusat. Praktik aborsi ini disebut memiliki jaringan sebanyak 50 bidan dan dokter.

"Jaringan ini mereka punya jaringan sampai 50 bidan di luar, dan ada beberapa perkembangan dengan pemeriksaan terhadap beberapa dokter yang ada," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di lokasi, Paseban, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Yusri mengatakan sejauh ini pihak kepolisian baru mengamankan tiga pelaku yakni MM sebagai dokter, RM sebagai bidan, dan SI sebagai tenaga kesehatan. Dia menyebut pihaknya masih mencari satu orang DPO dan beberapa dokter yang diduga terlibat.

"Ada beberapa yang masih DPO, kita akan kembangkan lagi karena kita dapat info bahwa tempat ini dijadikan tempat titipan aborsi oleh beberapa dokter. Ada beberapa dokter yang lakukan aborsi, lakukannya di sini, ada beberapa dokter yang lakukan aborsi dibawa ke klinik ini sementara ini klinik ilegal," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2